Advertisement
Kriminal Nasional Peristiwa
Beranda / Peristiwa / Penggundulan Hutan Daek Lingga, Aliansi Masyarakat Kepri Datangi KPK dan Mabes Polri: “ TANGKAP Bos PT CSA, Periksa GUBERNUR dan BUPATI “

Penggundulan Hutan Daek Lingga, Aliansi Masyarakat Kepri Datangi KPK dan Mabes Polri: “ TANGKAP Bos PT CSA, Periksa GUBERNUR dan BUPATI “

Republikbersuara.com, Jakarta – Penolakan dan protes keras terhadap dugaan penggundulan besar-besaran kawasan Hutan Daek Lingga, Kecamatan Lingga Utara, Desa Centeng, Dusun Senempek, semakin memanas. Aktivitas yang disebut-sebut telah merambah hingga 19.000 hektare dan diduga melibatkan PT CSA itu kini resmi dilaporkan ke Kapolri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Aliansi Masyarakat Kepri bersama aktivis lingkungan dan antikorupsi mendesak aparat penegak hukum segera menangkap pemilik perusahaan PT CSA, serta memeriksa Gubernur Kepulauan Riau dan Bupati Lingga yang diduga mengetahui atau membiarkan aktivitas perusakan hutan tersebut.

Sebagai bentuk protes, Zuhardi bersama rekan-rekannya menggelar aksi pembentangan spanduk di halaman Gedung PTIK Mabes Polri, Jakarta. Aksi serupa juga dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Dalam spanduk tersebut, massa mendesak Kapolri turun langsung ke Kepulauan Riau untuk meninjau aktivitas cut and fill di Batam serta dugaan penggundulan hutan di Kabupaten Lingga.

“Kami menyuarakan persoalan pengundulan hutan dan pengerukan bukit-bukit di Batam dan Lingga. Kami meminta Kapolri dan Presiden Prabowo mengusut tuntas siapa aktor di balik kerusakan lingkungan di Kepri serta siapa yang membekingi,” ujar Juai kepada Republikbersuara.com, Senin (15/12/2025).

Juai menegaskan, aksi ini bukan yang terakhir. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menggelar aksi lanjutan ke Kementerian Kehutanan, meskipun tanpa melayangkan surat pemberitahuan resmi.

Diperiksa Propam Mabes Polri, Silvester Muncul di Pisah Sambut Kapolda Kepri, Kabid Humas Nona : JANGAN TANYA PERKARA !!!!

“Kami tetap semangat karena kami yakin suara yang kami bawa adalah suara kepentingan umat ramai. Ini demi menjaga Kepri dari musibah akibat kerakusan manusia yang tidak menyayangi bumi,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT CSA, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, maupun Pemerintah Kabupaten Lingga terkait tuntutan dan laporan tersebut.

(Tim Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

01

BREAKING NEWS : MATI DI TANGAN SENIOR, Junior Samapta 2025 Tewas di Asrama, Brutalitas Mengguncang Polda Kepri

02

BREAKING NEWS : 11 Mobil Mewah Milik Basri Disita Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Basri Dikabarkan Kabur ke Malaysia

03

Dua Kasus Besar di Batam Tak Terungkap, Psikolog: Kapolda & Kapolresta Tinjau Ulang Kinerja Reskrim

04

Diduga Terlilit Utang, Guru SMKN 7 Batam Terseret Kasus Penggelapan Mobil, Nama Oknum Polisi Di Polda Kepri Disebut

05

“10 Tahun Tanpa Jawaban, Misteri Pembunuhan Try Chintya Prasetya Warga Bengkong Masih Gelap Meski Berganti Kapolda”

MEDIA PARTNER

BERITA TERBARU

× Advertisement
× Advertisement