Republikbersuara.com, Jakarta- Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka tahun ini akan terasa berbeda dan lebih inklusif. Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar momen bersejarah ini dinikmati secara lebih luas oleh masyarakat umum, bukan hanya kalangan pejabat.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, pada Minggu (3/8/2025). “Ya, proporsinya lebih banyak untuk masyarakat umum,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Juri, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar suasana perayaan dibuat lebih terbuka dan meriah. Jumlah undangan untuk upacara kenegaraan di Istana Merdeka pun diperluas hingga mencapai 8.000 orang, dengan mayoritas diperuntukkan bagi warga sipil.
“Bapak Presiden ingin perayaan dan peringatan HUT RI di Istana itu memberikan kesempatan lebih banyak dan terbuka untuk masyarakat umum,” jelas Juri.
UMKM dan Hiburan Rakyat di Istana
Dalam suasana kebangsaan yang penuh sukacita, masyarakat tidak hanya diundang untuk mengikuti upacara, tapi juga diajak menikmati berbagai hiburan dan sajian makanan gratis. Uniknya, Presiden Prabowo juga memberi arahan agar pelibatan pedagang kecil dan pelaku UMKM menjadi bagian dari pesta rakyat ini.
“Bapak Presiden memberi arahan untuk melibatkan para pedagang kecil/UMKM untuk menyediakan makanan di lingkungan Istana,” kata Juri.
Langkah ini selaras dengan semangat peringatan kemerdekaan tahun ini yang mengusung tema:“Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Masyarakat Bisa Daftar Mulai 4 Agustus 2025
Masyarakat yang ingin hadir dalam perayaan di Istana Merdeka dapat mendaftar mulai Senin, 4 Agustus 2025 melalui laman resmi:
🔗 pandang.istanapresiden.go.id
Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kenegaraan, tapi juga pesta rakyat yang menyatukan seluruh elemen bangsa dalam semangat kebangsaan dan kebersamaan.
(redaksi)


Komentar
Banyak.yg kecewa dg Bpk Presiden krn kasus Tom L dan Hasto K. Apalagi di kasus digaan ijazah palsu pa Jokowi bpk PS diam saja