Republikbersuara.com, Batam – Suasana ruang perawatan anak di RSUD Embung Fatimah, Kota Batam, mendadak ramai dan menjadi perhatian para pasien serta tenaga medis saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, datang menjenguk Aisha alias Acha (9), korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya, Venni Juwita Harahap, bersama ayah kandungnya, Ramadhin Lubis.
Kedatangan orang nomor satu di Kota Batam tersebut didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kota Batam. Kehadiran rombongan membuat suasana ruang perawatan menjadi geger karena banyaknya pejabat yang turut memberikan perhatian terhadap kondisi bocah perempuan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Acha terlihat dalam kondisi yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Bocah berusia 9 tahun itu tampak tersenyum dan tertawa saat berbincang dengan Wali Kota Batam. Bahkan, Acha terlihat memegang lengan Amsakar Achmad dengan penuh keakraban.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Batam menyerahkan berbagai bingkisan serta bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta kepada Acha. Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh jajaran Komando (Komunitas Andalan Driver Online) yang selama ini memberikan pendampingan terhadap korban.
Tidak hanya memberikan bantuan materiil, Amsakar juga memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan perhatian khusus kepada Acha. Dinas Pendidikan diminta memastikan keberlangsungan pendidikan korban hingga dapat menyelesaikan sekolahnya, sementara Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diminta memberikan pendampingan dan perlindungan secara berkelanjutan.

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Batam dalam memastikan pemulihan fisik, mental, dan masa depan Acha pasca peristiwa penganiayaan yang dialaminya.
Sebelumnya, kasus penganiayaan terhadap Acha menyita perhatian publik setelah kondisi tubuh korban mengalami luka serius yang diduga akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu tiri dan ayah kandungnya. Kasus tersebut saat ini tengah ditangani aparat kepolisian.
(jim)






Komentar