Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa Pilihan Editor
Beranda » Pemilik Rental Alphard RDS Diduga Kabur Usai 210 WNA Digrebek Tim Gabungan

Pemilik Rental Alphard RDS Diduga Kabur Usai 210 WNA Digrebek Tim Gabungan

Republikbersuara.com, Batam – Nama RDS, pemilik usaha rental mobil mewah jenis Alphard, semakin santer diperbincangkan usai penyidik Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldak) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam terus mendalami keberadaan 210 warga negara asing (WNA) yang diamankan dalam penggerebekan Apartemen Baloi View Apartel terkait dugaan aktivitas judi online (online gambling) dan penipuan daring (scamming) internasional.

Hingga kini, sosok sponsor dan penjamin keberadaan ratusan WNA tersebut disebut masih belum diungkap secara terang kepada publik.

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun Republikbersuara.com, sosok berinisial F yang disebut merupakan adik kandung RDS diduga mengetahui keberadaan para WNA yang diamankan aparat gabungan.

“F itu adik RDS pemilik rental mobil dan saat ini RDS disebut kabur ke Pekanbaru usai namanya disebut-sebut diduga ikut mengetahui keberadaan 210 WNA yang digrebek tim gabungan,” ujar salah seorang sumber kepada Republikbersuara.com. Jumat (15/5/2026) siang.

Sumber tersebut juga menyebutkan, RDS diketahui tinggal di sebuah perumahan elit di Batam dan disebut merangkap sebagai Ketua RT.

Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Ganjar Penghargaan I Wayan Wiradarma

“RDS tinggal di sebuah perumahan elit dan merangkap sebagai Ketua RT. Dari informasi yang beredar, yang bersangkutan disebut sudah melarikan diri usai namanya dikaitkan dengan keberadaan 210 WNA tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, tekanan publik terus bergulir terkait siapa agen travel yang mengurus kedatangan para WNA, siapa pihak penyewa unit Apartemen Baloi View Apartel, berapa lama apartemen tersebut disewa, hingga bagaimana sistem transaksi pembayaran yang digunakan.

Pasca penggerebekan besar-besaran yang dilakukan aparat gabungan terhadap dugaan aktivitas judi online dan scamming internasional itu, sejumlah pertanyaan dinilai masih perlu didalami secara serius oleh pihak kepolisian maupun Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.

“Ini perlu diingat dan diperhatikan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam dan kepolisian agar segera membongkar dan mencecar pihak manajemen Apartemen Baloi View Apartel soal siapa agen travel, siapa penjamin, siapa penyewa Baloi View, berapa lama disewa, transaksi lewat apa, serta mengungkap sosok sponsor dan penjamin keberadaan 210 WNA,” ujar Wardani kepada Republikbersuara.com. Selasa (12/5/2026) sore.

Wardani juga menyoroti sosok pemilik kendaraan rental berinisial RDS yang dinilai perlu diperiksa lebih mendalam guna mengungkap dugaan keterkaitan serta peran penting dalam jaringan tersebut.

Dinobatkan Pegang Partai Demokrat dan Gerindra Kepri, Yan Fitri: “Manusia Gak Ada Gawean”

“Sosok yang sangat krusial, pemilik kendaraan rental RDS juga harus diperiksa secara ketat untuk mengungkap misteri yang sebenarnya,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Republikbersuara.com, sosok berinisial F yang disebut merupakan adik kandung RDS juga dinilai perlu turut menjadi perhatian aparat dalam pengembangan penyelidikan.

Nama Benny Adianto, ajudan Gubernur Kepri Ansar Achmad, juga mulai menjadi sorotan usai aparat gabungan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama personel Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penggerebekan di Apartemen Baloi View Apartel pada Rabu (6/5/2026) pagi.

Dalam pemeriksaan Paminal, Benny Adianto disebut membenarkan dirinya bekerja sebagai sopir paruh waktu di usaha rental mobil milik RDS.

“Dari pengakuannya memang benar Benny Adianto bekerja sebagai sopir paruh waktu di rental mobil milik RDS,” ujar salah seorang perwira polisi kepada Republikbersuara.com Senin (11/5/2026).

Aseng Bos Pimpong Deluxe PUB & KTV Kembali Beroperasi, Aktivitas Judi Disebut Ramai Lagi

(Tim Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement