Republikbersuara.com, Batam – Seorang driver ojek online (ojol) bernama Rizki Dinata, kelahiran Solok, 23 September 1991, menjadi korban dugaan pembegalan di kawasan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.
Korban yang beralamat di Padang Pasir I No. 3A, RT 002/RW 002, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat tersebut merupakan anggota Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO).
Usai kejadian, Rizki melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Sekupang untuk diproses sesuai ketentuan hukum.
Peristiwa tersebut mengundang keprihatinan dari keluarga besar KOMANDO. Ketua Umum KOMANDO, Feryandi, menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada korban yang mengalami luka akibat insiden tersebut serta telah mendapatkan pertolongan.
“Kami keluarga besar KOMANDO menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam atas peristiwa dugaan pembegalan yang menimpa seorang rekan driver ojek online di kawasan Tanjungpinggir, Sekupang, Batam,” ujar Feryandi dalam pernyataan resminya.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan para mitra pengemudi ojek online masih menghadapi risiko tinggi saat menjalankan pekerjaannya.
“Driver ojol bekerja siang dan malam demi menghidupi keluarganya. Mereka berhak mendapatkan rasa aman ketika berada di jalan,” tegasnya.
KOMANDO juga mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian yang memberikan pertolongan kepada korban sekaligus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Organisasi tersebut berharap proses penyelidikan dan penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, serta pelaku dapat diproses dan dijatuhi hukuman sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan apabila terbukti bersalah.
Sementara itu, kronologi lengkap kejadian masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
(jim)
















Komentar