Republikbersuara.com, Batam – Seorang driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) menjadi korban pembegalan di kawasan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam.
Peristiwa tersebut mengundang keprihatinan dari keluarga besar KOMANDO. Ketua Umum KOMANDO, Feryandi menyampaikan duka dan simpati kepada korban yang dikabarkan mengalami luka akibat insiden tersebut dan telah mendapatkan pertolongan. Hingga kini, informasi mengenai kronologi lengkap kejadian masih terus berkembang.
“Kami keluarga besar KOMANDO menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam atas peristiwa dugaan pembegalan yang menimpa seorang rekan driver ojek online di kawasan Tanjungpinggir, Sekupang, Batam,” demikian pernyataan resmi KOMANDO.
Menurutnya, insiden tersebut menjadi peringatan bahwa keselamatan mitra pengemudi masih menghadapi risiko tinggi saat menjalankan aktivitas mencari nafkah.
“Driver ojol bekerja siang dan malam demi menghidupi keluarganya. Mereka berhak mendapatkan rasa aman ketika berada di jalan,” tegasnya.
KOMANDO juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang memberikan pertolongan kepada korban sekaligus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Organisasi tersebut berharap proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, serta pelaku dijatuhi hukuman sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila terbukti bersalah.
Selain itu, KOMANDO mengimbau seluruh pengemudi online di Batam untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menerima pesanan di wilayah yang dianggap rawan tindak kriminal, khususnya pada malam hingga dini hari.
Para driver juga diminta segera menghubungi pihak kepolisian maupun sesama rekan pengemudi apabila menghadapi situasi mencurigakan atau keadaan darurat, serta terus memperkuat solidaritas antardriver agar dapat saling membantu saat terjadi insiden.
KOMANDO menegaskan siap memberikan pendampingan moral dan berkoordinasi dengan berbagai pihak apabila diperlukan guna memastikan keamanan dan perlindungan bagi seluruh pengemudi online di Batam.
“Satu driver disakiti, seluruh keluarga besar driver ikut merasakan. Keselamatan pengemudi adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup pernyataan tersebut.
(jim)
















Komentar