Advertisement
Kriminal Peristiwa Tanjung Pinang
Beranda » Tebasan Parang Michael Pandawa Merenggut Nyawa Rosna Dalima Kusing, Ini Kata Polisi

Tebasan Parang Michael Pandawa Merenggut Nyawa Rosna Dalima Kusing, Ini Kata Polisi

Republikbersuara.com, Bintan – Amarah yang dipicu oleh rasa cemburu membutakan mata Michael Pandawa hingga tega menghabisi nyawa istrinya, Rosna Dalima Kusing, pada Rabu (24/9/2025) dini hari di kediaman mereka di Perumahan GPM 3, Jalan Musi, Sungai Lekop, Kabupaten Bintan.

Peristiwa tragis itu bermula saat Michael mendapati istrinya berada di dalam kamar sambil berbicara melalui telepon dengan seseorang. Dugaan adanya hubungan lain membuat Michael diliputi emosi tak terkendali. Saat korban mengunci diri di dalam kamar, pelaku kemudian mengambil sebilah parang adat yang selama ini disimpan di ruang depan rumah. Dengan amarah yang semakin membuncah, ia mendobrak masuk dan langsung mengayunkan parang tersebut ke arah korban.

Ayunan pertama menghantam sayatan sisi leher kanan korban, kemudian diikuti tebasan lain mengenai leher kiri, hingga tangan korban yang berusaha menahan serangan. Luka sayatan sepanjang 10 sentimeter dengan lebar 6 sentimeter di bagian leher menjadi fatal, membuat darah mengucur deras. Tidak berhenti sampai di situ, Michael juga sempat mencekik korban hingga kehabisan napas dan kehilangan banyak darah dan lebam dibagian leher

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bintan, Iptu Fikri Rahmadi, saat dikonfirmasi Republikbersuara.com menjelaskan detail luka yang dialami korban.

“Korban mengalami luka parah pada bagian leher kanan dan kiri, kepala, serta tangan. Ada luka lebar sebesar 6 cm dan panjang 10 cm akibat tebasan parang. Selain itu, pelaku juga mencekik korban hingga akhirnya kehabisan darah dan meninggal dunia di tempat kejadian,” jelas Fikri kepada Republikbersuara.com, Rabu sore.

Ketua Umum IESPA Ibnu Riza Pradipto Sambangi Wakapolda

Fikri menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami jumlah tebasan yang dilayangkan pelaku serta motif lebih dalam di balik kemarahan yang berujung maut tersebut. Saat ini, Michael Pandawa sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Korban meninggal di tempat akibat pendarahan hebat. Mengenai berapa kali pelaku mengayunkan parang ke arah leher dan kepala korban masih kami dalami dalam proses pemeriksaan. Yang jelas, perbuatan ini dilakukan dengan emosi yang tidak terkendali,” pungkas mantan Kapolsek Sei Beduk tersebut.

Jenazah Rosna Dalima Kusing sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan untuk dilakukan visum. Sementara itu, pihak kepolisian juga menyita parang adat yang digunakan pelaku sebagai barang bukti.

 

(jim)

Pemberitaan Penikaman Wartawan Muhammad Buhari di Lintas Sukajadi Belum Terverifikasi, Enam Rumah Sakit Sebut Tidak Ada Pasien Sesuai Informasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement