Republikbersuara.com, Batam – Malam di Dragon Pub & KTV, Lubuk Baja, Batam, berubah menjadi tragedi. Seorang manajer KTV, Yulius Crisna, ditabrak mobil setelah terlibat dalam pengejaran menyusul keributan di tempat hiburan malam tersebut. Tubuh korban dihantam kendaraan hingga mengalami luka parah dan kini masih terbaring koma.

Yang membuat kasus ini semakin menjadi sorotan, insiden tersebut bukan sekadar keributan biasa. Persoalan yang disebut bermula dari penolakan seorang resepsionis terhadap permintaan untuk menemani sebagai lady companion (LC) berkembang menjadi aksi kejar-kejaran di jalan hingga berujung penabrakan. Polisi kini telah menetapkan Miduk Partagutan Pasaribu (42) sebagai tersangka.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/9/2026) malam. Berdasarkan keterangan kepolisian,Miduk Partagutan Pasaribu awalnya meminta seorang resepsionis Dragon Pub & KTV untuk menemaninya sebagai LC. Permintaan tersebut ditolak karena perempuan yang dimaksud merupakan resepsionis, bukan LC.
Penolakan itu kemudian memicu keributan.Miduk Partagutan Pasaribu sempat meninggalkan lokasi menggunakan mobil, tetapi kembali datang ke depan KTV. Manajer dan petugas keamanan kemudian mendatanginya untuk meminta penjelasan.
Situasi kembali memanas. Miduk Partagutan Pasaribu kembali meninggalkan lokasi menggunakan mobil, sementara Yulius bersama petugas keamanan mengejarnya dengan sepeda motor.
Pengejaran berlanjut hingga kawasan yang tidak jauh dari Mapolsek Lubukbaja. Mobil yang dikendarai MPP kemudian berhenti di depan sebuah markas organisasi kemasyarakatan.
Saat kedua korban mendekati kendaraan, mobil tersebut kembali bergerak. Kendaraan itu disebut melaju dan menabrak Yulius serta petugas keamanan.
Benturan tersebut membuat Yulius mengalami luka serius. Kondisinya kemudian memburuk hingga harus mendapatkan perawatan intensif dan dilaporkan masih dalam keadaan koma.
Peristiwa penabrakan tersebut juga terekam kamera pengawas atau CCTV. Rekaman itu menjadi bagian dari penanganan perkara yang kini dilakukan kepolisian.
Polisi selanjutnya mengamankan Miduk Partagutan Pasaribu dan menetapkannya sebagai tersangka. Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk faktor-faktor yang terjadi sebelum aksi penabrakan.
Kasus Dragon Pub & KTV ini pun bergeser dari sekadar keributan di tempat hiburan malam menjadi perkara pidana yang menyebabkan seorang manajer harus bertaruh nyawa di rumah sakit.
(jim)






































Komentar