Republikbersuara.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura meminta pihak kepolisian dan penyidik untuk segera memproses manajemen serta pemilik PT ASL Shipyard sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas tewasnya 13 pekerja dan belasan lainnya yang masih dirawat akibat kecelakaan kerja di perusahaan tersebut.
Hal itu disampaikan Nyanyang kepada Republikbersuara.com, Selasa (21/10/2025), melalui sambungan telepon. Ia menegaskan, kasus kecelakaan kerja yang menewaskan belasan buruh itu harus segera diselesaikan dan penyidik diminta menetapkan tersangka baru yang dianggap paling bertanggung jawab.
“Saya minta penyidik segera memproses pihak manajemen dan pemilik perusahaan. Mereka harus bertanggung jawab atas tragedi yang menewaskan para pekerja. Ini persoalan serius yang tidak bisa dibiarkan,” tegas Nyanyang, politisi Partai Gerindra tersebut.
Menurutnya, tragedi di PT ASL Shipyard akan menjadi atensi khusus Pemerintah Provinsi Kepri, mengingat peristiwa kecelakaan kerja di kawasan industri tersebut sering terjadi dan belum ada perubahan signifikan dalam sistem keselamatan kerja.
“Untuk saat ini, aktivitas di PT ASL memang dihentikan sementara karena masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.
(jim)



Komentar