Republikbersuara.com, Batam – Polemik panas mencuat di Kota Batam. Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Batam, Hasbullah, resmi melaporkan Toto salah satu pemilik stand kuliner di kawasan Tiban Centre serta media Tribanua.com ke Subdit V Cyber Crime Polda Kepri, Senin (6/4/2026), atas dugaan pencemaran nama baik.
Laporan ini dipicu oleh beredarnya konten di TikTok yang diunggah oleh Tribanua.com, yang menyebut LMB sebagai organisasi preman dan menuding adanya praktik backing terhadap salah satu lokasi kuliner di kawasan Tiban Centre.
Ditemui di Polda Kepri, Hasbullah dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia menilai pernyataan yang disampaikan Toto maupun konten yang beredar telah merugikan nama baik organisasi yang dipimpinnya.
“Ini jelas merugikan nama baik LMB. Tuduhan tersebut tidak berdasar, tidak ada konfirmasi kepada kami, dan terkesan sepihak,” tegas Hasbullah.
Ia juga menyoroti adanya narasi yang menyebut LMB melakukan pungutan liar (pungli), yang menurutnya merupakan fitnah serius dan mencoreng reputasi organisasi.
“Pernyataan itu sangat keji. Kami tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan. Karena itu hari ini kami resmi melaporkan ke Polda Kepri agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, dari penelusuran Republikbersuara.com, situs Tribanua.com saat ini tidak dapat diakses. Diduga, website tersebut mengalami suspend karena layanan hosting belum diperpanjang.
Kasus ini kini ditangani oleh Subdit V Cyber Crime Polda Kepri dan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
(jim)


Komentar