Republikbersuara.com, Batam – Drama pembunuhan S (51), perempuan yang tewas di tangan suami sirinya, RD (54), perlahan terungkap. Skenario yang diduga dirancang RD untuk mengelabui polisi berakhir setelah jasad korban ditemukan seorang penjaga lahan di kawasan tersebut.
RD diduga mencekik leher S selama kurang lebih 10 menit hingga korban meninggal dunia. Untuk mengaburkan jejak, tersangka kemudian menurunkan celana korban agar kematian S seolah-olah berkaitan dengan dugaan pemerkosaan.
Skenario tersebut mulai terbongkar pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Seorang warga bernama Seng Pama, yang bekerja sebagai penjaga lahan di kawasan tersebut, menemukan keberadaan jasad manusia dalam kondisi telah membusuk.
Seng Pama kemudian melaporkan temuannya kepada pihak kepolisian.
Petugas yang tiba di lokasi menemukan jasad seorang perempuan dalam kondisi pembusukan. Identitas korban kemudian mengarah kepada S, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh anaknya ke Polsek Sekupang.
Dari laporan kehilangan tersebut, polisi melakukan pendalaman dan mengumpulkan sejumlah informasi hingga pembunuhan terhadap S mulai terkuak.
Pelarian RD pun berakhir setelah polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaannya.
Kanit Buser Polresta Barelang, Iptu Dedy Pasaribu, kemudian menerobos masuk ke kawasan Ruli Tiban untuk memburu RD yang diduga bersembunyi di lokasi tersebut.
“Kita dapatkan RD di Ruli Tiban usai Seng Pama yang bekerja sebagai penjaga lahan menemukan jasad S dalam kondisi sudah menjadi tengkorak,” ujar Dedy.
Penangkapan RD sekaligus mengakhiri pelarian tersangka dan membuka tabir skenario yang diduga sengaja dibuat untuk mengaburkan pembunuhan terhadap S.
(jim)


























Komentar