Republikbersuara.com, Batam – Kota Batam dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman video call bermuatan asusila yang diduga melibatkan seorang pejabat di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota Batam, Gustian Riau. Dalam video tersebut, terdengar suara mesra dengan narasi “Tahun Baru Papi” yang ramai beredar di media sosial.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam menyatakan keprihatinannya atas beredarnya video tersebut. Namun demikian, MUI tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap pihak yang diduga terlibat hingga kebenaran dan keaslian video tersebut dapat dibuktikan secara hukum.
Ketua MUI Kota Batam, KH Luqman Rifa’i, kepada Republikbersuara.com, Kamis (1/1/2026) pagi, mengatakan bahwa pihaknya menghormati proses klarifikasi dan pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam.
“Kami menghargai upaya pemeriksaan internal yang dilakukan Pemerintah Kota Batam melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk memastikan secara terang benderang apa yang sesungguhnya terjadi,” ujarnya.
KH Luqman Rifa’i juga berharap agar pihak-pihak terkait dapat menempuh langkah-langkah sesuai dengan mekanisme hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkasnya.
Sebelumnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam menyatakan akan melakukan pembahasan secara internal terkait video viral tersebut.
“Kami akan membahas secara internal terkait video viral yang diduga melibatkan salah satu pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Saat ini kami belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut,” ujar Kepala BKPSDM Kota Batam, Hasnah, kepada Republikbersuara.com, Senin (29/12/2025) sore.
(jim)



Komentar