Republikbersuara.com, Batam – Ribuan kabel milik provider internet yang menggantung di tiang listrik PLN menjadi pemandangan semrawut di berbagai sudut Kota Batam. Kondisi ini kian meresahkan warga karena bukan hanya merusak estetika kota, tetapi juga menimbulkan potensi bahaya bagi keselamatan masyarakat.
Kabel-kabel yang menjuntai tidak beraturan tersebut terlihat seperti benang kusut, melilit tiang listrik, bahkan ada yang menjalar hingga sangat dekat dengan kabel tegangan milik PLN. Di kawasan perumahan, pemandangan ini menimbulkan rasa waswas. “Kami khawatir kabel itu jatuh atau menyebabkan kebakaran,” ujar seorang warga Perumahan Batam Kota kepada Republikbersuara.com, Rabu (17/9/2025) sore
Ironisnya, di saat Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Walikota Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Li Claudia Chandra gencar melakukan penertiban baliho dan spanduk liar demi menciptakan kota yang rapi dan modern, maraknya kabel provider internet di tiang PLN justru seakan luput dari perhatian. Warga menilai pemerintah Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra lebih fokus pada estetika baliho dan terkesan pencitraan, sementara masalah kabel yang lebih berbahaya dibiarkan begitu saja dan terkesan tutup mata.
(jim)


Komentar