Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa
Beranda » RUMAH NERAKA Blok D-28 Siap Diperagakan, 60 Lebih Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Dwi Putri Aprilian Dini LC Asal Lampung

RUMAH NERAKA Blok D-28 Siap Diperagakan, 60 Lebih Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Dwi Putri Aprilian Dini LC Asal Lampung

Republikbersuara.com, Batam – Rumah yang disebut sebagai “rumah neraka” di Perumahan Jodoh Permai Blok D Nomor 28, Kecamatan Batu Ampar, Batam, menjadi saksi bisu pembunuhan keji terhadap Dwi Putri Aprilian Dini (25), seorang wanita pemandu lagu (LC) asal Lampung.

Empat tersangka yakni Wilson, Melika, Papi Tama, dan Papi Charles dijadwalkan akan memperagakan lebih dari 60 adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut. Rekonstruksi akan digelar pada Kamis (15/1/2026) pukul 10.00 WIB di lokasi kejadian.

Seorang perwira polisi yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada Republikbersuara.com, Rabu (14/1/2026) malam, bahwa jumlah adegan dalam reka ulang tersebut diperkirakan masih dapat bertambah.

“Diperkirakan ada lebih dari 60 adegan yang akan diperagakan oleh keempat tersangka. Tidak menutup kemungkinan jumlah adegan bertambah, karena malam ini masih disusun secara babak demi babak,” ujarnya.

Ia menambahkan, rekonstruksi ini bertujuan untuk memperjelas rangkaian peristiwa sekaligus menegaskan peran masing-masing tersangka dalam tindak pidana pembunuhan tersebut.

Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Ganjar Penghargaan I Wayan Wiradarma

Sementara itu, Iqram Syahputra, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Batam, membenarkan pihaknya akan hadir langsung dalam rekonstruksi tersebut.

“Besok saya akan hadir untuk melihat langsung seluruh adegan yang diperagakan. Ini penting untuk memastikan peran keempat pelaku sebelum berkas perkara dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Batam,” kata Iqram kepada Republikbersuara.com.

Rekonstruksi ini menjadi tahapan krusial dalam proses hukum kasus pembunuhan sadis yang menggemparkan masyarakat Batam tersebut.

(jim)

Dinobatkan Pegang Partai Demokrat dan Gerindra Kepri, Yan Fitri: “Manusia Gak Ada Gawean”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement