Advertisement
Batam Kepri Peristiwa
Beranda » “PRESISI TANPA CACAT”, Dari Pemburuan Hermanto hingga Penangkapan Pelaku Pembacokan Fikri Afandi Siahaan

“PRESISI TANPA CACAT”, Dari Pemburuan Hermanto hingga Penangkapan Pelaku Pembacokan Fikri Afandi Siahaan

Republikbersuara.com, Batam – Sejumlah pengungkapan kasus kriminal menonjol di Batam menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan karier Kompol Denny Lagie. Mulai dari keberhasilan memburu pelaku pembunuhan Hermanto alias Gondrong pada 2024 hingga pengungkapan cepat kasus pembacokan terhadap Fikri Afandi Siahaan pada 2026, kinerjanya dinilai menunjukkan konsistensi dalam penegakan hukum.

Salah satu perkara yang menyita perhatian publik adalah kasus pembunuhan berlatar belakang cinta segitiga yang terjadi di Komplek Jodoh Square, Kecamatan Batu Ampar, pada Selasa dini hari, 25 Juni 2024.

Dalam perkara tersebut, Hermanto alias Gondrong diduga menghabisi nyawa Samsudin (60), suami dari perempuan yang diketahui menjalin hubungan dengan pelaku. Peristiwa bermula dari pertengkaran rumah tangga yang kemudian memicu emosi pelaku setelah melihat korban memarahi istrinya.

Dengan membawa senjata tajam, pelaku diduga menyerang korban secara bertubi-tubi hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai melakukan aksinya, Hermanto melarikan diri bersama istri korban ke wilayah Langkat, Sumatera Utara. Berkat penyelidikan intensif, tim gabungan kepolisian yang saat itu dipimpin Kompol Denny Lagie sebagai Kanit Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri berhasil melacak dan menangkap pelaku.

Turis Malaysia Direkam Diam-Diam di Toilet, Pelaku Diduga DILEPASKAN Polsek Batu Ampar

Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan reputasi Denny Lagie di bidang reserse kriminal.

Kariernya kemudian mendapat perhatian pimpinan. Melalui Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolda Kepri Nomor: STR/4/I/KEP./2025 tertanggal 6 Januari 2025, saat Irjen Pol. Yan Fitri Halimansyah menjabat Kapolda Kepri, Kompol Denny Lagie dipercaya menggantikan Kompol Satria Nanda sebagai Kasat Resnarkoba Polresta Barelang.

Selama memimpin Satresnarkoba Polresta Barelang, Denny bersama jajarannya berhasil mengungkap 98 kasus tindak pidana narkotika dengan mengamankan 134 tersangka dari berbagai jaringan peredaran narkoba.

Tidak lama kemudian, melalui mutasi berikutnya, Kompol Denny Lagie kembali dipercaya memimpin jajaran reserse dengan menjabat sebagai Kapolsek Lubuk Baja.

Di jabatan barunya, torehan prestasi kembali ditunjukkan melalui pengungkapan kasus dugaan pembunuhan bayi laki-laki yang jasadnya ditemukan di dalam karung beras di selokan Jalan Yos Sudarso, depan kawasan Gudang Utama, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Minimnya Fasilitas, Penumpang Kecewa dengan Pelayanan Amburadul di Pelabuhan Tanjung Priok

Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad bayi pada Minggu (28 Juni 2026), polisi berhasil mengamankan terduga pelaku, Hardina Yunita Lakusaba (23).

Belum lama berselang, Polsek Lubuk Baja kembali bergerak cepat mengungkap kasus pembacokan terhadap Fikri Afandi Siahaan (36).

Kepada Republikbersuara.com, Kompol Denny Lagie menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula dari cekcok mulut akibat persoalan sepele beberapa jam sebelum kejadian.

Insiden pembacokan terjadi pada Kamis (16 Juli 2026) sekitar pukul 20.00 WIB di area parkir Hotel Kundur, Kecamatan Lubuk Baja.

Menurut Denny, sebelumnya istri korban, Liana Hamsanah, sempat terlibat adu mulut dengan pelaku di sebuah gelanggang permainan akibat persoalan jalan yang terhalang. Perselisihan itu berlanjut hingga sore hari sebelum akhirnya sempat diredam.

Kapolda Kepri Datangi HANI

Namun pada malam harinya, saat korban menunggu istrinya pulang kerja di parkiran sepeda motor Hotel Kundur, pelaku diduga datang dari arah belakang sambil membawa sebilah parang dan melakukan penyerangan.

Usai menerima laporan, tim Polsek Lubuk Baja langsung melakukan pengejaran. Sekitar pukul 21.45 WIB, petugas memperoleh informasi mengenai lokasi persembunyian pelaku. Hanya sekitar 10 menit kemudian, tepat pukul 21.55 WIB, tim bergerak melakukan penggerebekan di sebuah rumah kos di kawasan Nagoya Business Centre Blok 5, Kecamatan Lubuk Baja, dan berhasil mengamankan pelaku.

Rangkaian pengungkapan sejumlah kasus tersebut menjadi bagian dari rekam jejak Kompol Denny Lagie dalam menangani berbagai perkara kriminal, mulai dari pembunuhan, tindak kekerasan, hingga pemberantasan narkotika. Kecepatan respons, koordinasi lapangan, dan keberhasilan mengungkap perkara dalam waktu singkat menjadi faktor yang turut membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian di wilayah hukum Batam.

(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement