Republikbersuara.com, Batam – Penyidik Polsek Batu Aji terus mendalami kasus kematian Zainuddin, operator excavator PT Amnor Shipyard yang ditemukan tidak bernyawa di area kerja perusahaan pada Jumat pagi (28/11/2025), setelah sebelumnya tidak pulang sejak Kamis malam.
AKP Raden Bimo Dwi Lambang saat dikonfirmasi Republikbersuara.com. Senin (8/12/2025) malam mengatakan bahwa empat orang saksi telah diperiksa, termasuk rencana pemanggilan dokter yang menangani pemeriksaan awal jasad korban.
“Sudah empat saksi menjalani pemeriksaan atas tewasnya Zainuddin, termasuk juga akan melakukan pemanggilan dokter,” ujarnya singkat.
Kronologi: Tak Pulang Sejak Kamis, Ditemukan Tewas pada Jumat
Zainuddin, pria kelahiran Teluk Kiambang 5 Agustus 1976 dan tinggal di Perum Baloi Center, terakhir kali masuk kerja pada Kamis (27/11/2025). Namun ia tidak pulang hingga malam hari. Merasa curiga, istrinya mendatangi perusahaan pada Jumat pagi.
Pihak perusahaan menkemudian melakukan pengecekan area dan menemukan Zainuddin sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Tidak lama setelah itu, polisi tiba di lokasi untuk olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.
Pekerja Pertanyakan Sistem Pengawasan Perusahaan
Sejumlah rekan kerja yang ditemui Republibersuarа.com menyebut kejadian ini janggal dan mengindikasikan kelemahan pengawasan internal perusahaan.
“Ada kejanggalan dan seolah ditutupi. Masa dari Kamis sampai Jumat tidak ada yang sadar ada orang di dalam? Ini sangat janggal,” ujar seorang pekerja, Minggu (7/12/2025) malam.
Para pekerja mempertanyakan bagaimana sistem absensi, patroli keamanan, dan kontrol area tidak mendeteksi keberadaan korban selama lebih dari 24 jam.
Perusahaan Bantah Korban Meninggal Sejak Kamis
Project Manager PT Amnor Shipyard, Aseng, membantah dugaan korban sudah meninggal sejak Kamis malam.
“Tidak benar korban meninggal sejak hari Kamis. Korban meninggal saat bekerja pada hari Jumat karena sakit,” tegasnya melalui pesan WhatsApp.
Namun demikian, perusahaan belum menjelaskan bagaimana keberadaan korban pada Kamis malam tidak terpantau oleh sistem pengawasan.
Penyebab Kematian Masih Didalami
Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Andy Pakpahan, menyatakan bahwa dugaan sementara penyebab kematian adalah sakit. Tetapi ia mengaku pihaknya tidak mengetahui alasan mengapa korban baru ditemukan pada Jumat pagi.
“Penyebab kematian sementara sakit, namun soal kenapa jasad korban baru ditemukan, itu pihak perusahaan yang tahu,” ujarnya.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi tambahan.
(jim)



Komentar