Republikbersuara.com, Jakarta- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Marthinus Hukom telah menonaktifkan Kepala BNN Kota Asahan, Andrea Retha, menyusul keterlibatan salah satu anggota BNN dalam aksi perampokan bersenjata. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Brigjen Polisi Sulistyo Pudjo, Jumat (8/8/2025).
ASN BNN Asahan, Haidar Rizal Fikri (36), yang bekerja di bagian logistik dan memiliki akses ke gudang senjata, diduga melakukan perampokan setelah mengambil senjata api dari gudang tersebut. Haidar bersama dua rekannya, Zaki (oknum honorer BNN Asahan, 32) dan ND alias Cucur (19), berpura-pura melakukan penggerebekan kasus narkoba menggunakan senjata api. Namun, mereka justru mencuri sepeda motor milik warga dan menjualnya demi keuntungan pribadi.
Pihak BNN memastikan hanya satu anggota ASN terlibat dalam kasus ini. Haidar akan dipecat setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Polisi juga menyita senjata laras panjang buatan Pindad beserta puluhan peluru 9mm dan dua pucuk pistol otomatis dari para tersangka.
Motif pelaku diduga ekonomi, dengan mengambil motor untuk dijual guna mendapatkan keuntungan pribadi.
(Jim)



Komentar