Republikbersuara.com, Batam – Kapolda Kepulauan Riau Asep Safrudin menerima audiensi pengurus Ikatan Mahasiswa Teknik Industri Indonesia (IMTII) Zona Sumbagteng di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Selasa (7/7/2026). Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai forum dialog untuk menyerap aspirasi mahasiswa, termasuk membahas penanganan perkara Pesparawi yang menjadi perhatian publik.
Audiensi tersebut turut dihadiri Wakapolda Kepri Anom Wibowo, jajaran pejabat utama Polda Kepri, di antaranya Dirbinmas, Dirreskrimsus, Dirintelkam, serta Kabid Humas Polda Kepri bersama pengurus IMTII Zona Sumbagteng.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan mahasiswa merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus berperan mengawal pembangunan daerah melalui penyampaian aspirasi secara konstruktif.
“Polri senantiasa terbuka terhadap setiap aspirasi masyarakat. Melalui dialog seperti ini, berbagai pandangan dapat didiskusikan secara bersama demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Asep Safrudin.
Kapolda juga menyoroti besarnya potensi investasi di Kepulauan Riau, termasuk pengembangan sektor energi hijau (green energy). Menurutnya, peluang tersebut harus didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar generasi muda mampu menjadi bagian dari pembangunan daerah.
Dalam dialog itu, IMTII turut menyampaikan aspirasi terkait penanganan perkara Pesparawi. Menanggapi hal tersebut, Kapolda memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum.
Ia menegaskan, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan unsur tindak pidana korupsi, maka penanganannya akan dilaksanakan oleh Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Kepri sesuai kewenangan yang dimiliki.
Sementara itu, Wakapolda Kepri bersama Dirreskrimsus mengajak mahasiswa untuk terus mengawal pembangunan daerah melalui penyampaian aspirasi yang bertanggung jawab, sekaligus memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas secara profesional.
Menurut keduanya, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis sebagai daerah tujuan investasi sehingga diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, guna menciptakan iklim yang aman dan kondusif demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Perwakilan IMTII Zona Sumbagteng mengapresiasi keterbukaan Polda Kepri dalam menerima aspirasi mahasiswa. Mereka berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga mahasiswa bersama Polri dapat berkontribusi menjaga stabilitas kamtibmas serta mendukung kemajuan Provinsi Kepulauan Riau.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan agar memanfaatkan layanan Call Center 110 maupun aplikasi Super Apps Polri.










Komentar