Republikbersuara.com, Batam – Gemerlap lampu warna-warni, tawa semu, dan denting mesin permainan di Mall Top 100 Tembesi ternyata menyimpan sisi gelap yang bikin bulu kuduk berdiri!
Di balik label “permainan anak”, arena Alexsis justru disinyalir menjadi sarang praktik judi gelper yang berjalan mulus bak tak tersentuh hukum dan berada di wilayah hukum “Polsek Sagulung”
Lebih mengejutkan lagi, dari informasi yang beredar di lapangan, muncul isu panas soal adanya “jatah rutin” yang diduga mengalir ke pihak-pihak tertentu. Aroma tak sedap ini makin memperkuat dugaan bahwa praktik ini bukan sekadar permainan biasa.
Lokasi yang seharusnya ramah anak itu kini justru dipenuhi pria dan wanita dewasa yang duduk berjam-jam di depan mesin, menatap layar dengan tegang bukan untuk hiburan, tapi diduga kuat sedang mempertaruhkan uang.
Modusnya rapi, nyaris tanpa celah. Pengunjung disebut wajib membeli koin dengan nominal tertentu. Di setiap mesin, pemain didampingi wanita muda yang berperan layaknya “pengarah permainan”.
Jika menang, tak ada uang tunai di meja. Sebagai gantinya, pemain menerima voucher yang bisa ditukar dengan rokok. Namun di sinilah permainan sesungguhnya, rokok tersebut diduga kembali “dicairkan” menjadi uang di lokasi lain.
Skema ini dinilai licin seolah legal di permukaan, tapi menyimpan mekanisme yang diduga kuat mengarah pada praktik perjudian terselubung.
Yang lebih bikin publik geram, kabar yang beredar menyebut adanya pihak-pihak yang diduga mengetahui aktivitas ini, namun memilih bungkam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pengelola maupun pihak berwenang terkait dugaan praktik yang kian jadi sorotan ini.
(Tim Redaksi)


Komentar