Republikbersuara.com, Batam – Konflik antar rekan kerja di kawasan Food Market Nagoya Thamrin berujung berdarah. Seorang pria berinisial AW nekat menikam rekannya sendiri, FL, menggunakan senjata tajam jenis karambit, diduga dipicu dendam akibat sering dibully.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 22.05 WIB di Blok C Komplek Nagoya Thamrin City, saat korban baru pulang kerja.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Denny Lagie, menjelaskan bahwa pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung menghampiri korban untuk mengajak berkelahi.
“Pelaku kemudian mengeluarkan karambit dan menyabit lengan kiri korban. Korban sempat melawan dengan melempar batu dan mencoba melarikan diri,” ujarnya, Jumat (24/4/2026) kepada Republikbersuara.com
Namun pelaku terus mengejar korban dan kembali melancarkan serangan. Tikaman mengenai bagian perut dan pinggang korban sebelum pelaku akhirnya melarikan diri dari lokasi.
Tim gabungan Opsnal Jatanras Polda Kepri dan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kurang dari 1×24 jam, pelaku berhasil diringkus.
“Pelaku diamankan di wilayah Punggur, Kecamatan Nongsa, sekitar pukul 02.15 WIB,” jelas Denny.
Dari hasil pemeriksaan, motif penganiayaan dipicu rasa sakit hati. Pelaku mengaku kerap menjadi sasaran ejekan korban, yang bermula dari perselisihan terkait pembagian shift dan waktu istirahat kerja.
“Pelaku merasa tersinggung dan emosi karena sering dibully, hingga akhirnya nekat melakukan penikaman,” tambahnya.
(jim)


Komentar