Republikbersuara.com, Batam – Insiden mengagetkan terjadi di kawasan Pelabuhan Kontainer Batu Ampar, Rabu (19/11/2025). Kapal kontainer Meratus Ampana berbendera Indonesia menabrak Ship-to-Shore (STS) Crane 05 ZPMC milik BP Batam hingga menyebabkan kerusakan serius pada buritan kapal.
Kapal yang dioperasikan Pelayaran Meratus itu diketahui baru tiba dari Pelabuhan Kargo Belawan, Sumatera Utara. Saat proses manuver, bagian buritan kiri kapal tersenggol oleh crane baru milik BP Batam tersebut.
Direktur Pengelolaan Pelabuhan BP Batam Tutup Mulut
Ketika dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Direktur Pengelolaan Pelabuhan BP Batam, Benny Syahroni, memilih tidak memberikan penjelasan langsung.
“Maaf, bisa saya jawab lewat Humas BP ya,” ujar Benny singkat, Kamis (20/11/2025).
Sikap tutup mulut ini memantik pertanyaan publik, mengingat crane yang tertabrak merupakan aset baru yang sebelumnya milik PT Persero Batam dan kini dikelola BP Batam.
Video Insiden Beredar
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat jelas buritan kapal Meratus Ampana bergerak mundur dan mengenai STS Crane 05 ZPMC. Benturan tersebut menyebabkan lubang dan robekan di bagian atas buritan kapal.
Sesaat setelah tabrakan, sejumlah petugas tampak panik dan berlarian sambil berteriak:
“Awas! Awas, woi!”
Suasana semakin riuh saat sirene crane nomor 05 ikut berbunyi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BP Batam maupun operator crane belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab insiden dan potensi kerugian yang ditimbulkan.
(Tim Redaksi)



Komentar