Republikbersuara.com, Tanjungpinang – Absennya Ketua DPRD Kepulauan Riau Iman Sutiawan dalam Rapat Paripurna DPRD Kepri, yang juga diikuti ketidakhadiran Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Ketua DPRD Kepri Dewi Kumalasari, Wakil Ketua DPRD Kepri Bakhtiar, serta Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Misni, menjadi sorotan publik setelah diketahui mereka berkumpul menikmati durian di ruang kerja Ketua DPRD usai sidang.
Dilansir dari ulasan.co, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/7/2026) di Gedung DPRD Kepulauan Riau. Aroma durian tercium hingga ke koridor lantai tiga gedung dewan, sementara sejumlah wartawan menunggu di luar ruang kerja Ketua DPRD untuk meminta konfirmasi terkait ketidakhadiran Iman dalam rapat paripurna.
Padahal, pada hari yang sama DPRD Kepri menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Sebagai Ketua DPRD, Iman Sutiawan seharusnya memimpin jalannya sidang tersebut.
Namun, kursi pimpinan rapat diisi oleh Wakil Ketua DPRD Dewi Kumalasari. Sidang berlangsung dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Provinsi Kepri, serta sebagian anggota DPRD.
Iman Sutiawan baru terlihat hadir di Gedung DPRD setelah rapat paripurna selesai dan para tamu undangan mulai meninggalkan lokasi. Kehadirannya langsung menjadi perhatian.
Wakil Ketua DPRD Kepri Bakhtiar bahkan sempat menyapa Iman dengan nada menyindir.
“Sudah selesai, baru datang.”
Iman menjawab singkat.
“Kan sudah selesai, makanya datang.”
Jawaban tersebut memicu rasa penasaran wartawan yang berusaha meminta penjelasan mengenai alasan ketidakhadirannya dalam rapat paripurna. Namun, Iman memilih tidak memberikan keterangan. Ia hanya menyalami para wartawan, tersenyum, kemudian berjalan menuju Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang baru keluar dari ruang sidang.
Tak lama kemudian, Ansar Ahmad, Dewi Kumalasari, Bakhtiar, Sekdaprov Misni, dan Iman Sutiawan bersama-sama menuju ruang kerja Ketua DPRD di lantai tiga.
Harapan wartawan untuk memperoleh penjelasan langsung kembali pupus setelah pintu ruang kerja ditutup rapat.
Seorang petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi menyebut rombongan tersebut sedang menikmati durian bersama.
Sekitar 30 menit kemudian, pintu ruangan dibuka. Ansar Ahmad bersama Iman Sutiawan dan pejabat lainnya keluar menuju lift.
Saat dicegat wartawan mengenai pembicaraan yang dilakukan di sela santap durian tersebut, Ansar Ahmad menolak memberikan keterangan dengan alasan memiliki agenda lain.
“Nanti saja, saya sudah ditunggu Dubes Palestina di Gedung Daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Iman Sutiawan kembali menghindari pertanyaan wartawan.
“Nanti-nanti saja ya,” katanya singkat sebelum kembali masuk ke ruangannya.
Peristiwa tersebut menuai perhatian karena berlangsung bertepatan dengan agenda rapat paripurna DPRD yang merupakan salah satu forum resmi dan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ketidakhadiran sejumlah pejabat utama dalam agenda tersebut, yang kemudian diketahui berkumpul dalam acara santap durian, menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai prioritas pelaksanaan tugas pemerintahan.
(Tim Redaksi)










Komentar