Republikbersuara.com, Batam – Aksi nekat Orang Tidak Dikenal (OTK) yang melempar batu ke arah kendaraan bermotor kembali meresahkan masyarakat. Insiden ini terjadi di depan simpang ATB, tepatnya di Simpang Rumit, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Rabu (24/9/2025) malam.
Dalam kejadian tersebut, setidaknya tiga mobil menjadi korban pelemparan batu. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun peristiwa ini menimbulkan kepanikan bagi pengendara yang melintas. Beberapa mobil mengalami kerusakan pada kaca depan dan samping akibat lemparan batu yang dilakukan secara tiba-tiba.
Seorang warga yang sempat menyaksikan kejadian ini mengaku sangat khawatir jika aksi serupa terus berulang. “Kalau seperti ini terjadi setiap hari, sangat berbahaya. Saya takut insiden ini menimpa keluarga saya ketika melintas. Jangan sampai ada korban luka atau bahkan meninggal hanya karena tindakan iseng atau kriminal seperti ini,” ujarnya kepada wartawan.
Masyarakat sekitar menilai kejadian ini tidak bisa dianggap remeh. Selain membahayakan keselamatan pengendara, aksi pelemparan batu tersebut juga berpotensi menimbulkan kecelakaan beruntun. Situasi jalan di sekitar lokasi yang ramai dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, semakin memperbesar risiko terjadinya musibah yang lebih fatal.
Warga pun meminta aparat kepolisian, khususnya Polsek Sei Beduk, segera bertindak cepat dan tidak berdiam diri. Mereka menekankan agar kepolisian meningkatkan patroli, terutama pada malam hari, serta memasang kamera pengawas (CCTV) di titik rawan. “Kami berharap Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syarifuddin dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin memberi perhatian serius. Jangan tunggu ada korban berjatuhan baru bergerak. Pelaku harus segera ditangkap ,” tambah warga lainnya dengan nada kesal.
Keresahan warga ini juga menyebar luas di media sosial, di mana banyak warganet yang membagikan pengalaman serupa dan mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Beberapa pengendara bahkan memilih jalur alternatif untuk menghindari lokasi kejadian karena merasa tidak aman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait langkah-langkah yang akan dilakukan. Namun, desakan warga agar aparat segera turun tangan semakin kuat, mengingat aksi pelemparan batu ini sudah berulang kali terjadi dan menimbulkan rasa takut di kalangan masyarakat.
(jim)



Komentar