Republikbersuara.com, Batam – Kinerja Kepala Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang, AKP Zharfan Edmon, kembali mendapat sorotan tajam. Minimnya capaian dan tidak adanya pengungkapan kasus signifikan membuat publik menilai kinerjanya layak diberi “rapor merah”, bahkan makin menambah catatan buruk di mata masyarakat.
Di saat berbagai satuan kerja Polri berlomba-lomba mencatatkan prestasi dalam pengungkapan tindak kriminal, AKP Zharfan justru dinilai tidak menunjukkan langkah konkret. Kondisi ini memicu kritik dari masyarakat yang mempertanyakan kemampuan reserse yang dimiliki pimpinan KKP tersebut.
Pengamat sosial dan tokoh masyarakat, Budi Sirait, menilai perlu adanya evaluasi serius dari pimpinan Polda Kepri maupun Polresta Barelang.
“AKP Zharfan Edmon perlu dievaluasi dan ditinjau oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin. Kinerja KKP Polresta Barelang menunjukkan ketidakmampuan dalam ilmu reserse yang seharusnya dimiliki,” ujar Budi kepada Republikbersuara.com, Jumat (21/11/2025) di Batam Centre.
Budi juga menyoroti lemahnya pengawasan pada jam-jam rawan di kawasan pelabuhan.
“Aktivitas kejahatan di pelabuhan sering terjadi tengah malam hingga subuh, saat tidak ada anggota yang melakukan pengawasan. Celah inilah yang dimanfaatkan pelaku hingga lolos dari pantauan aparat,” tambahnya.
Masyarakat berharap pimpinan Polda Kepri mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi kinerja jajaran KKP demi meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu pintu utama keluar masuknya barang di Batam.
(Tim Redaksi)



Komentar