Advertisement
Nasional
Beranda / Nasional / Peringatan HUT ke-13, IWO Tingkatkan Profesionalisme Wartawan di Era Digital

Peringatan HUT ke-13, IWO Tingkatkan Profesionalisme Wartawan di Era Digital

Republikbersuara.com. Jakarta – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) ke-13 tahun 2025 ini, mengusung tema “IWO Menjaga Profesionalisme Wartawan di Era Digital”.

Pemilihan tema ini dilandasi oleh beberapa alasan penting yang berkaitan dengan tantangan dan perkembangan dunia jurnalistik saat ini. Ketua Umum IWO Dwi Christianto, S.H., M.Si. memaparkan sejumlah alasan di balik pemilihan tema tersebut.

“Maraknya jurnalisme warga dan misinformasi di era digital ini, mengakibatkan setiap orang memiliki platform untuk menyebarkan informasi melalui media sosial. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi profesi wartawan, di mana batasan antara jurnalis profesional dan ‘jurnalis warga’ menjadi kabur. Munculnya berita palsu (hoaks) dan disinformasi membuat peran wartawan profesional yang bekerja sesuai kaidah jurnalistik menjadi sangat krusial,” ungkap Ketum IWO Dwi Christianto.

Menurutnya, dengan banyaknya media online yang bermunculan, ada kekhawatiran tentang menurunnya standar etika dan profesionalisme. Beberapa pihak menyebut bahwa profesi wartawan kini “dilacurkan” karena banyaknya media yang hanya berorientasi pada kepentingan tertentu, bukan pada kepentingan publik.

“Kami menilai perlunya peningkatan kapasitas wartawan, sehingga tema ini menekankan pentingnya wartawan online untuk terus mengasah kemampuan, seperti teknik menulis, wawancara yang mendalam, dan penguasaan teknologi seperti SEO (Search Engine Optimization). Wartawan tidak hanya bersaing dengan media lain, tetapi juga dengan kecepatan informasi yang beredar di media sosial,” paparnya.

Diperiksa Propam Mabes Polri, Silvester Muncul di Pisah Sambut Kapolda Kepri, Kabid Humas Nona : JANGAN TANYA PERKARA !!!!

Tak hanya itu, Dwi juga menilai wartawan juga harus menjaga integritas dan kepercayaan publik. Alhasil, dengan profesionalisme yang terjaga, wartawan dapat menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Hal ini sangat penting untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap media di tengah banjirnya informasi yang tidak terverifikasi.

“Pada 4 Agustus 2025, Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Pengurus Pusaat IWO, Muhammad Abriyanto bersama dua kolega wartawan telah menerbitkan buku berjudul “Menyelamatkan Reformasi, Polri di antara Dekret Presiden dan Sidang Istimewa MPR 2001″. Ini menandakan karya tulisnya yang terus diasah,” kata Dwi.

“Saya pun bersama sejumlah wartawan, pernah menulis buku panduan dalam peliputan pasien penderita Tuberkulosis, penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, dalam acara pelatihan wartawan peliput kesehatan se-Jakarta dan Jawa Barat,” ungkapnya.

Dwi pun menjelaskan, bahwa Sekjen IWO Telly Nathalia juga telah menulis sejumlah buku yang telah dipublikasikan dengan berbagai gendre, termasuk sejarah, inspirasi dan fiksi.

Arawna Bongkar Perintah Pukul Junior, Gunther Membantah di Sidang Pembunuhan Natanael

Sebagai organisasi profesi wartawan, IWO akan terus menyuarakan kebenaran dan melawan informasi bohong atau hoaks yang tengah melanda di tanah air. Penguatan organisasi, kader dan keanggotaan serta menjadi konstituen Dewan Pers menjadi tujuan  IWO dalam waktu dekat.

“IWO pun berupaya mengingatkan anggotanya dan seluruh insan pers untuk tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dan prinsip-prinsip profesionalisme, agar media online bisa menjadi sumber informasi yang terpercaya dan mencerdaskan masyarakat,” tutup Ketum IWO Dwi Christianto.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

01

BREAKING NEWS : MATI DI TANGAN SENIOR, Junior Samapta 2025 Tewas di Asrama, Brutalitas Mengguncang Polda Kepri

02

BREAKING NEWS : 11 Mobil Mewah Milik Basri Disita Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Basri Dikabarkan Kabur ke Malaysia

03

Dua Kasus Besar di Batam Tak Terungkap, Psikolog: Kapolda & Kapolresta Tinjau Ulang Kinerja Reskrim

04

Diduga Terlilit Utang, Guru SMKN 7 Batam Terseret Kasus Penggelapan Mobil, Nama Oknum Polisi Di Polda Kepri Disebut

05

“10 Tahun Tanpa Jawaban, Misteri Pembunuhan Try Chintya Prasetya Warga Bengkong Masih Gelap Meski Berganti Kapolda”

MEDIA PARTNER

BERITA TERBARU

× Advertisement
× Advertisement