Advertisement
Batam Peristiwa
Beranda » Penyidik Polresta Barelang Kuliti PT ASL Shipyard, Cari Calon Tersangka Baru Insiden Laka Kerja

Penyidik Polresta Barelang Kuliti PT ASL Shipyard, Cari Calon Tersangka Baru Insiden Laka Kerja

Republikbersuara.com, Batam – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang kembali mengkuliti pihak PT ASL Shipyard guna mencari calon tersangka baru pasca insiden kebakaran kapal tanker Federal II yang menewaskan 10 orang di kawasan galangan kapal Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Rabu, 14 Oktober 2025.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab dalam tragedi tersebut.

“Kita sudah memeriksa enam orang saksi,” ujar Zaenal, Kamis (16/10/2025).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Tri Andrestian menambahkan, para saksi yang diperiksa sejauh ini berasal dari pihak subcon yang terlibat dalam pekerjaan di kapal Federal II.

“Saksi ada dari subcon. Kalau dari PT ASL-nya belum. Tapi untuk kemungkinan penambahan saksi, ada,” ujarnya.

JANJI PALSU SPRINDIK Tewasnya Al Fatih Usnan MANDEK 4 BULAN, Komisi I DPRD Batam Tagih Kompol M. Debby Andrestian

Debby juga menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri di Pekanbaru untuk melakukan pemeriksaan lebih dalam guna memastikan penyebab utama kebakaran.

“Kita sudah koordinasi dengan Puslabfor di Pekanbaru,” tambahnya.

Sebelumnya, kasus kecelakaan kerja di galangan kapal PT ASL Shipyard yang menewaskan empat pekerja dan menyebabkan lima lainnya luka bakar serius telah menjerat dua tersangka. Keduanya adalah:

  • Al Suhadak, pria kelahiran Blitar, 9 April 1980, beralamat di Kavling Sagulung Baru Asri Blok C No.186, RT 004/RW 017, Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung.
  • Predi Hasudungan Siagian, pria kelahiran Bumi Lima, 27 Oktober 1993, beralamat di Gang Lestari, RT 002/RW 004, Kelurahan Tanjung Uncang.

Keduanya akan kembali ditahan setelah seluruh berkas perkara dinyatakan lengkap (P21).

Sebagaimana diketahui, tragedi kebakaran kapal tanker Federal II di galangan PT ASL Shipyard Tanjunguncang menyebabkan 31 orang menjadi korban, terdiri dari korban tewas dan luka-luka. Para korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit di Batam, antara lain RS Mutiara Aini, RS Elizabeth Sei Lekop, RS Graha Hermine, dan RSUD Embung Fatimah.

Penyidik Polsek Batu Aji PERIKSA 4 SAKSI Termasuk Dokter Terkait TEWASNYA ZAINUDDIN Pekerja PT Amnor Shipyard

Sementara proses identifikasi dan autopsi terhadap korban meninggal dunia dilakukan di RS Bhayangkara Batam.

(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement