Republikbersuara.com, Batam – Rasa takut dan trauma akibat intimidasi yang dialami keluarga BJ terus membayangi pasca insiden penggerebekan dan dugaan pemerasan oleh oknum aparat, termasuk anggota TNI dan Iptu Tigor Harahap yang mengaku dari BNN.
Pantauan Republikbersuara.com pada Rabu (5/11/2025) siang memperlihatkan suasana haru di kediaman Budianto di kawasan Botania. Sebuah mobil pick up bersama beberapa kenek tampak mengangkut barang-barang usaha dan perabotan rumah tangga milik keluarga tersebut.
“Istri saya masih shock. Gara-gara intimidasi para pelaku, dia meminta pulang kampung. Saya juga takut kandungannya terganggu karena stres berat,” ujar BJ dengan nada sedih.
BJ menambahkan, selain intimidasi dari para pelaku pemerasan, rasa trauma semakin dalam ketika kediamannya kembali didatangi oleh sejumlah anggota Direktorat Intelkam Polda Kepri.
“Kemarin ada anggota Intelkam datang ke rumah saya. Bukannya tenang, kami malah makin ketakutan. Saya dan istri benar-benar trauma. Kami tidak tahu apa tujuan mereka datang,” imbuhnya.
Kasus ini sebelumnya telah menjadi sorotan publik setelah terungkap dugaan pemerasan dengan modus penggerebekan narkoba fiktif di rumah Budianto Jawari. Proses hukum terhadap para pelaku kini tengah ditangani pihak berwenang.
(Tim Redaksi)



Komentar