Republikbersuara.com, Batam – Seorang pekerja PT Amnor Shipyard di Kawasan Industri Tanjung Uncang ditemukan tewas pada Jumat pagi (28/11/2025). Namun hingga kini baik manajemen perusahaan maupun pihak kepolisian belum memberikan keterangan yang jelas terkait kematian tersebut.
Berdasarkan penelusuran Republikbersuara.com, kematian pekerja ini memicu sorotan tajam dari rekan-rekan sesama karyawan perusahaan. Mereka menilai ada kejanggalan dan dugaan kelalaian perusahaan dalam sistem pengawasan internal.
Tidak Pulang Sejak Kamis Malam
Korban diketahui terakhir kali masuk bekerja pada Kamis (27/11/2025). Namun hingga malam hari ia tidak pulang ke rumah. Kekhawatiran kemudian membuat istrinya mendatangi perusahaan pada Jumat pagi.
Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas internal, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di area kerja perusahaan.
Tak berselang lama, tim kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengevakuasi jasad korban.
Sejumlah pekerja yang ditemui menyebut kejadian ini sangat janggal dan menunjukkan lemahnya pengawasan perusahaan, khususnya terkait keamanan dan kontrol area.
“Ada kejanggalan dan seolah ditutupi. Masa dari Kamis sampai Jumat tidak ada yang sadar ada orang di dalam? Ini sangat janggal,” ujar salah seorang pekerja kepada Republikbersuara.com, Minggu (7/12/2025) malam.
Para pekerja mempertanyakan bagaimana sistem absensi, keamanan, hingga patroli area perusahaan tidak mendeteksi keberadaan seorang karyawan yang berada di dalam area kerja selama lebih dari 24 jam.
Project Manager PT Amnor Shipyard, Aseng, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membantah anggapan bahwa korban telah meninggal sejak Kamis.
“Tidak benar korban meninggal sejak hari Kamis. Korban meninggal saat bekerja pada hari Jumat karena sakit,” tegasnya.
Meski demikian, pihak perusahaan belum menjelaskan mengapa keberadaan korban pada Kamis malam tidak terpantau oleh sistem pengawasan perusahaan.
Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Andy Pakpahan, yang dikonfirmasi oleh Republikbersuara.com terkait dugaan kecelakaan kerja maupun penyebab kematian korban mengatakan sakit namun saat ditanyakan kenapa jasad korban baru ditemukan mengaku tidak tahu dan pihak perusahaan yang tahu
“ Soal penyebab kematian korban mengatakan sakit namun saat ditanyakan kenapa jasad korban baru ditemukan itu pihak perusahaan yang tahu,”imbuhnya
(jim)



Komentar