Republikbersuara.com. Batam – Pada hari kedua pencarian, Selasa 12 Agustus 2025 pukul 14:30 WIB, Rivaldo Rahul Septiawan (23 tahun), pemuda asal Kota Batam yang lompat dari Jembatan 1 Barelang pada hari Senin dini hari, akhirnya ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan pada koordinat 0°58’40.3”N 104°02’13.5”E, berjarak ±500 meter dari lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi menuju RS Bhayangkara Polda Kepri.
Lihat :https://vt.tiktok.com/ZSS7qYEMf/
Sebelumnya, pada hari Senin, 11 Agustus 2025, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui Pos SAR Batam menerima informasi dari Polresta Barelang bahwa sekitar pukul 02:00 WIB dini hari, seorang laki-laki atas nama Rivaldo Rahul Septiawan (23), warga Sei Beduk, Kota Batam, dilaporkan oleh Ahmad Andre (19) melompat dari Jembatan Barelang. Polisi di lokasi kejadian menemukan dompet beserta beberapa kartu identitas milik korban, dan satu buah sepeda motor Honda Beat
Lihat : https://www.facebook.com/share/v/1ZPYR9Yxh6/
Pada hari kedua pencarian, Tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pencarian di Perairan Jembatan Barelang 1 hingga Perairan Tanjung Tanjung Piayu dengan menggunakan speedboat KPLP dan rubber boat Pos SAR Batam. SRU 2 melaksanakan pencarian dari Perairan Jembatan Barelang 1 ke arah Barat hingga Perairan Pulau Akar dan Pulau Panjang, menggunakan RIB Polairud Polda Kepri dan speedboat masyarakat. Selain itu, Tim Rescue Pos SAR Batam memaksimalkan pencarian dengan menggunakan drone thermal.
Pukul 15:20 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Batam, Polsek Sagulung, Polresta Barelang, Polairud Polda Kepri, Polair Polresta, TNI AL, KPLP, dan Ditpam melaksanakan debriefing. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai
(Jim)



Komentar