Republikbersuara.com, Batam – Sekolah Tinggi Teologi (STT) REAL Batam resmi memasuki fase penting dalam sejarah pengembangannya dengan melangkah menuju alih bentuk menjadi Institut Kristen REAL Batam. Transformasi ini bukan sekadar perubahan nomenklatur kelembagaan, melainkan sebuah lompatan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi Kekristenan yang relevan, kontekstual, dan berdaya saing nasional hingga internasional.
STT REAL Batam selama ini dikenal sebagai institusi pendidikan tinggi Kristen yang fokus pada pengembangan teologi, Pendidikan Agama Kristen (PAK), serta Psikologi Kristen. Dengan pendekatan pembelajaran yang fleksibel melalui kelas reguler, non-reguler, hingga e-learning. STT REAL Batam telah melayani kebutuhan pendidikan bagi mahasiswa lintas latar belakang pelayanan dan profesional. Seluruh proses akademik diarahkan pada visi membentuk pemimpin Kristen yang kompeten, berintegritas, dan berdampak, sejalan dengan semangat Pentakosta Nusantara, konsep Family Campus, serta pendekatan interdominasi.
Visitasi Kementerian Agama RI: Tonggak Transformasi Kelembagaan
Sebagai bagian dari proses alih bentuk, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen) bersama Biro Hukum Kementerian Agama Republik Indonesia melaksanakan visitasi resmi di Kampus STT REAL Batam pada 26–27 Desember 2025. Tim visitasi dipimpin langsung oleh Dr. Weldemina Yudit Tiwery, M.Hum, didampingi jajaran asesor dan pejabat teknis.
Visitasi ini bertujuan untuk melakukan asesmen komprehensif terhadap kesiapan kelembagaan STT REAL Batam dalam bertransformasi menjadi institut, mencakup aspek tata kelola, akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, penelitian, hingga keberlanjutan institusi.
Penilaian Kelayakan Berbasis Regulasi Nasional
Ketua dan Guru Besar STT REAL Batam, Pdt. Prof. Dr. Fransiskus Irwan Widjaja, MAIE., M.Th., M.Mis., Ph.D, menjelaskan bahwa proses asesmen dilakukan secara ketat dan terukur sesuai regulasi nasional.
“Dalam proses assessment, terdapat 37 item isian kualitatif yang kami susun secara sistematis dalam format Excel. Seluruh indikator mengacu pada PMA Nomor 15 Tahun 2022 beserta perubahannya dalam PMA Nomor 15 Tahun 2023, serta mengikuti standar BAN-PT terkait perubahan bentuk perguruan tinggi,” jelasnya, Sabtu (27/12/2025).
Selain itu, STT REAL Batam juga menyusun studi kelayakan berbasis analisis SWOT untuk memetakan kekuatan, peluang, tantangan, dan strategi pengembangan jangka panjang. Menurut Prof. Fransiskus, seluruh proses ini merupakan bentuk komitmen institusi terhadap peningkatan mutu pendidikan Kekristenan yang berkelanjutan dan akuntabel.
Milestone Pengembangan: Peta Jalan Menuju Universitas Kristen
Dalam paparannya, Prof. Fransiskus juga mengungkapkan tonggak pencapaian (milestone) pengembangan STT REAL Batam yang terbagi dalam tiga tahap besar: jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Jangka Pendek (2025–2030): Fondasi Institut Kristen REAL Batam
Pada fase awal ini, fokus utama diarahkan pada penguatan fondasi kelembagaan dan akademik.
- Kelembagaan
Alih bentuk resmi dari STT REAL Batam menjadi Institut Kristen REAL Batam. - Program Studi
Penguatan Prodi Teologi, PAK, Pendidikan Kristen AUD, dan Psikologi Kristen, serta pembukaan prodi baru seperti Sistem Informasi, PGSD, dan Keperawatan. - Pendidikan dan Pembelajaran
Implementasi Smart Campus terintegrasi, transformasi digital, OPAC online, repository institusi, pusat literasi digital, serta kerja sama antar kampus Kristen. - Kurikulum
Penerapan Outcome-Based Education (OBE), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta kurikulum kontekstual-misional. - Sumber Daya Manusia Dosen
Total 57 dosen dengan 34 bergelar Doktor (59,5%) dan 23 bergelar Magister (40,5%). Ditargetkan pada akhir 2026, jumlah doktor mencapai 75,44%. Penguatan kompetensi dosen dilakukan setiap semester. - Jenjang Karier Akademik
Roadmap peningkatan jabatan fungsional dosen hingga Guru Besar, termasuk pengusulan lektor kepala dan profesor baru. - Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)
Fokus pada klaster riset: Teologi Pentakostal, Misi Global, Kontekstualisasi, dan Digital Ministry. - Publikasi Ilmiah
Penguatan jurnal ilmiah menuju SINTA 1–2, dengan jejaring editor dan reviewer internasional. Saat ini STT REAL Batam telah memiliki 5 jurnal ilmiah dan 1 prosiding online, serta aktif memproduksi buku dan HaKI. - SPMI dan Tata Kelola
Implementasi penuh siklus PPEPP, audit mutu internal, dan penerapan e-SPMI.
Jangka Menengah (2030–2035): Konsolidasi Menuju Universitas Kristen
Pada fase ini, Institut Kristen REAL Batam diarahkan menjadi institusi mapan dengan reputasi nasional dan regional.
- Konsolidasi menuju Universitas Kristen
- Penguatan akreditasi seluruh prodi minimal Baik Sekali/Unggul
- Pembukaan fakultas baru di bidang Ilmu Kesehatan, Psikologi, Teknologi, dan Humaniora
- Pengembangan pembelajaran hybrid lintas negara
- Pembukaan Program Pascasarjana S3
- Penguatan riset unggulan dan jejaring internasional
- Institut sebagai rujukan isu teologi, budaya, dan masyarakat
Jangka Panjang (2035–2045): Universitas Kristen REAL Batam Bertaraf Dunia
Pada tahap akhir, transformasi diarahkan menuju Universitas Kristen REAL Batam dengan tata kelola kelas dunia, kampus hijau, dan digital-first university.
Target jangka panjang meliputi:
- Akreditasi institusi Unggul dan Internasional
- ≥95% dosen bergelar Doktor
- Pusat riset internasional (Pentakostalisme Global, AI & Etika Kristen, Kesehatan Holistik)
- ≥2 jurnal bereputasi internasional (Scopus/WoS)
- Kampus multinasional dengan mahasiswa asing 20–30%
- Endowment fund universitas dan dampak sosial global
Harapan dan Komitmen Pelayanan
Menutup pernyataannya, Prof. Fransiskus menegaskan bahwa transformasi STT REAL Batam menjadi Institut Kristen REAL Batam bukan hanya agenda institusional, melainkan bagian dari panggilan pelayanan bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
“Kami berharap perubahan status ini semakin memperluas dampak pendidikan Kekristenan di Batam, Kepulauan Riau, hingga seluruh Indonesia, bahkan dunia. Semua ini kami lakukan demi kemuliaan Tuhan,” ujarnya.
(jim)



Komentar