Republikbersuara.com, Batam — Jembatan 3 Setokok mendadak berubah mencekam! Ratusan massa dari dua kelompok disebut terlibat bentrokan berdarah pada Senin (14/9/2026) siang. Parang, tombak hingga senjata api dilaporkan muncul dalam bentrokan yang berlangsung sengit.
Tragedi tersebut menelan dua korban jiwa. Edi dan Heri dilaporkan tewas setelah mengalami luka serius pada bagian dada dan perut.
Bentrokan disebut berlangsung dengan aksi saling serang dan kejar-kejaran. Bahkan, dua kelompok dilaporkan sempat melakukan sweeping di jalan, membuat situasi di kawasan Setokok semakin panas.
Di balik bentrokan maut ini, persoalan lahan yang disebut berkaitan dengan PT MIG Perkasa Industri memanas.
Polisi kini masih menyelidiki secara menyeluruh penyebab bentrokan, termasuk memastikan penyebab luka yang dialami kedua korban, penggunaan senjata api, serta pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa.
Dua nyawa telah melayang. Konflik lahan di Setokok kini berubah menjadi tragedi lautan berdarah yang menyisakan sederet pertanyaan besar.
(Tim Redaksi)


































Komentar