Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa
Beranda / Peristiwa / CCTV Bongkar Tragedi 30 Agustus Kekejaman Nurhayati Hutasoit! Lusi Adik Ipar Yohanes Bos Koran Sindo Dihantam, Ditendang hingga 4 Kali Ditikam

CCTV Bongkar Tragedi 30 Agustus Kekejaman Nurhayati Hutasoit! Lusi Adik Ipar Yohanes Bos Koran Sindo Dihantam, Ditendang hingga 4 Kali Ditikam

Republikbersuara.com, Batam – Tragedi berdarah yang terjadi di Komplek Wira Mustika, Kelurahan Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Minggu (30/8/2026) pagi, mulai mengungkap rangkaian detik-detik penyerangan terhadap Lusi (52) adik ipar Yohanes bos koran Sindo Batam.

Aksi kekerasan yang diduga dilakukan Nurhayati Hutasoit (28) terhadap korban disebut terekam kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian.

AKSI NURHAYATI HUTASOIT DALAM REKAMAN KAMERA CCtv

 

Wajah Loyo Yuwangki dan Basri Lewaimang Diobok Bareskrim dalam Reka Ulang Kasus Narkoba Batam

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di kediaman korban. Sebelum tragedi terjadi, Lusi diketahui meminta dua asisten rumah tangga (ART), yakni Yanti dan Nurhayati Hutasoit, untuk membersihkan bak penampungan air yang berada di atap rumah karena aliran air sedang mati.

Dalam rekaman CCTV yang menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa tersebut, Lusi terlihat meminta Yanti masuk ke dalam bak penampungan untuk melakukan pembersihan.

Saat Yanti berada di dalam bak, Lusi kemudian naik ke sebuah kursi untuk melihat pekerjaan yang dilakukan Yanti.

Dalam posisi korban berada di atas kursi, Nurhayati diduga mendekati korban dan menendang kursi yang digunakan Lusi hingga korban terjatuh ke lantai.

BONGKAR JARINGAN EKSTASI PLANET SERIES! Basri “Bapa Tua” Dikuliti, Jejak Malaysia hingga Koper Uang Terkuak

Setelah korban terjatuh, aksi kekerasan diduga berlanjut. Nurhayati terlihat melakukan serangan fisik terhadap Lusi dengan sejumlah tendangan dan pukulan menggunakan tangan.

Lusi yang menjadi sasaran serangan disebut sempat berupaya melakukan perlawanan untuk menahan serangan tersebut.

Namun, serangan diduga kembali dilakukan. Kursi yang sebelumnya digunakan korban disebut turut dipakai untuk menghantam tubuh, termasuk bagian kepala korban, secara berulang.

Dalam kondisi korban yang semakin tidak berdaya, Nurhayati diduga menyeret tubuh Lusi di lantai. Kekerasan kemudian kembali terjadi dengan pukulan dan tendangan.

Rangkaian serangan tersebut membuat Lusi terkapar dalam kondisi kritis.

“Bareskrim Turun Langsung! Basri dan Yuwangki Berbaju Tahanan Jalani Puluhan Adegan di Kasus Planet 1, 2 & 3”

Namun, aksi kekerasan diduga belum berhenti. Nurhayati kemudian disebut menggunakan senjata tajam dan menusukkannya ke tubuh korban sebanyak empat kali.

Lusi akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Rekaman CCTV tersebut kini menjadi salah satu bagian penting dalam mengurai secara kronologis bagaimana tragedi berdarah yang menewaskan Lusi terjadi.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif, alat yang digunakan, serta kondisi pelaku dan korban sebelum hingga setelah kejadian.

Kasus ini sekaligus menyisakan sejumlah pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam rumah tersebut sebelum aksi kekerasan berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyidikan terhadap Nurhayati Hutasoit masih bergulir.

(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement