Advertisement
Batam Health & Fitness
Beranda » POSSI Batam Bidik Pra-PON 2027, 19 Atlet Muda Mulai Digembleng Lewat Discovery Scuba

POSSI Batam Bidik Pra-PON 2027, 19 Atlet Muda Mulai Digembleng Lewat Discovery Scuba

Republikbersuara.com, Batam – Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Batam mulai tancap gas menyiapkan regenerasi atlet selam Kepulauan Riau (Kepri). Sebanyak 19 atlet muda potensial mendapat pembekalan awal melalui program Discovery Scuba yang digelar di Kolam Harapan Utama, Batam Kota, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan pengenalan sekaligus pelatihan teknis dasar penyelaman tersebut diikuti 24 peserta. Mereka terdiri dari 19 atlet muda potensial dan lima pengurus POSSI Kota Batam.

Program ini menjadi langkah awal POSSI Batam dalam membangun fondasi pembinaan atlet secara berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan kekuatan baru menghadapi agenda olahraga nasional.

Perkuat Organisasi, Bentuk Lima Klub Baru

Ketua Umum POSSI Kota Batam, Ripka Sembiring, mengatakan Discovery Scuba merupakan tindak lanjut dari restrukturisasi organisasi serta pelantikan pengurus dan lima klub selam baru pada 19 Juli 2026.

Asep Safrudin Berangkatkan 19 Bintara Polda Kepri ke Pendidikan S1 PTIK

Dengan bertambahnya lima klub tersebut, POSSI Kota Batam kini menaungi enam klub selam.

“Awalnya POSSI Kota Batam hanya punya satu klub selam bertahun-tahun. Lalu pada 19 Juli 2026, kami melantik lima klub tambahan sehingga kini resmi menjadi enam klub. Tepat sebulan kemudian, kami gelar Discovery Scuba ini sebagai pengenalan awal alat-alat selam bagi para atlet,” ujar Ripka saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurut Ripka, pemilihan kolam renang sebagai lokasi awal latihan bukan tanpa alasan. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama, mengingat mayoritas atlet binaan masih berusia muda.

Sebelum diterjunkan untuk latihan di laut, para atlet terlebih dahulu harus memahami penggunaan peralatan serta teknik dasar penyelaman dalam lingkungan yang lebih terkendali.

Dalam kegiatan tersebut, atlet diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan dasar scuba diving, mulai dari tabung udara, Buoyancy Control Device (BCD), weight belt, regulator hingga perlengkapan keselamatan lainnya.

Terancam 15 Tahun Penjara, 5 Tersangka TPPO Dibekuk Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri

Bidik Pra-PON 2027 Menuju PON 2028

Pembinaan tersebut tidak berhenti pada pengenalan peralatan. POSSI Batam mulai menyusun target jangka panjang untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Agenda Pra-PON 2027 menjadi salah satu sasaran penting dalam proses pembinaan tersebut, dengan harapan para atlet yang dipersiapkan dapat menembus kualifikasi dan melanjutkan perjuangan menuju PON 2028.

Regenerasi menjadi kunci. Dengan semakin banyak klub yang berada di bawah naungan POSSI Batam, ruang pencarian dan pembinaan atlet muda juga semakin terbuka.

Nazra Swim School Ikut Dorong Regenerasi Atlet

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Menggaung di Masjid Al Halim Polda Kepri

Program Discovery Scuba turut mendapat dukungan dari Nazra Swim School. Sekolah renang tersebut menurunkan lima atlet terpilih yang didampingi tiga pelatih.

Head Coach Nazra Swim School, Mazlan, mengatakan program tersebut menjadi peluang bagi atlet renang lintasan untuk memperluas kemampuan sekaligus mengenal karakter olahraga air yang berbeda dari renang konvensional.

Menurut Mazlan, lima atlet yang dipilih mengikuti program tersebut tidak ditentukan secara sembarangan. Seleksi mempertimbangkan kemampuan dasar renang, tingkat kenyamanan berada di dalam air, serta kemampuan beradaptasi secara fisik dan mental terhadap instruksi teknis.

Transisi dari Renang ke Scuba Diving Tak Mudah

Mazlan menjelaskan, atlet renang lintasan yang mulai masuk ke dunia scuba diving harus beradaptasi dengan sejumlah aspek teknis.

Pertama, adaptasi terhadap peralatan. Tabung udara dan BCD memiliki bobot serta karakter berbeda ketika digunakan di darat maupun saat berada di dalam air. Atlet juga harus menyesuaikan gerakan kaki ketika menggunakan fins.

Kedua, pola pernapasan. Atlet renang harus beradaptasi dari teknik pernapasan dalam renang menjadi pernapasan melalui regulator menggunakan mulut secara tenang dan konsisten.

Ketiga, kemampuan mengontrol daya apung atau buoyancy.

Dalam scuba diving, atlet tidak hanya dituntut bergerak cepat. Mereka harus mampu mempertahankan posisi tubuh, mengatur keseimbangan serta mengontrol daya apung selama berada di dalam air.

Bukan Sekadar Fisik, Mental Atlet Ikut Digembleng

Meski memiliki karakteristik berbeda dengan renang lintasan, Mazlan menilai Discovery Scuba memberikan manfaat tambahan terhadap perkembangan fisik dan mental atlet.

Penggunaan fins, misalnya, dapat membantu melatih kekuatan otot kaki sekaligus fleksibilitas pergelangan kaki. Sementara latihan pernapasan menggunakan regulator mendorong atlet untuk membangun pola pernapasan yang lebih terkontrol.

Lebih dari itu, pengalaman berada di bawah air juga menjadi latihan mental.

Atlet dituntut mampu tetap tenang, mengikuti instruksi, mengendalikan kepanikan dan mengambil keputusan dalam kondisi yang berbeda dari olahraga renang lintasan.

“Pengalaman menyelam di kedalaman memberikan dorongan mental yang sangat besar. Atlet menjadi lebih percaya diri dan mampu mengendalikan rasa panik. Ketangguhan mental inilah yang sangat dibutuhkan saat mereka bersaing ketat di kejuaraan,” pungkas Mazlan.

Melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan klub-klub selam, POSSI Batam berharap semakin banyak atlet muda Kepri yang mampu berkembang dan memiliki jalur menuju prestasi nasional.

Targetnya jelas, pembinaan hari ini menjadi fondasi untuk menghadirkan atlet selam Batam dan Kepri yang mampu berbicara pada Pra-PON 2027 hingga PON 2028.

(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement