Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa
Beranda » Ibu Kandung Acha Minta Ayah dan Ibu Tiri Dipenjara: Anak Saya Trauma Berat dan Saya Tidak Terima

Ibu Kandung Acha Minta Ayah dan Ibu Tiri Dipenjara: Anak Saya Trauma Berat dan Saya Tidak Terima

Republikbersuara.com, Batam – Nur Aini Dwi, ibu kandung Aisha alias Aca (9), berharap Venni Juwita Harahap dan Ramadhin Lubis dihukum seberat-beratnya atas dugaan penganiayaan yang dialami putrinya.

Nur Aini yang saat ini bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia mengaku siap pulang ke Batam untuk memperjuangkan keadilan bagi Aca. Hal itu disampaikannya kepada Republikbersuara.com melalui sambungan telepon, Minggu (21/6/2026).

“Saya akan turun ke Batam untuk memperjuangkan nasib Aca agar ibu tiri dan ayah kandungnya dihukum seberat-beratnya atas perbuatan mereka terhadap anak saya,” tegas Nur Aini.

Ia mengaku sangat terpukul setelah mengetahui kondisi putrinya yang diduga menjadi korban penganiayaan.

“Saya tidak terima. Mereka yang membawa anak saya dari Malaysia. Waktu itu bapaknya bilang mau membawa Aca ke Batam untuk disekolahkan. Setelah itu semua nomor saya diblokir. Saya kehilangan kabar tentang Aca sampai akhirnya mendapat informasi tentang kondisinya sekarang,” ungkapnya.

Janji Ramadian Lubis Membawa Kebahagiaan untuk Acha di Batam Berujung Derita NERAKA

Menurut Nur Aini, ia mengetahui mantan suaminya telah menikah lagi setelah mereka berpisah. Namun, ia tidak pernah menyangka putrinya akan mengalami perlakuan yang berujung pada dugaan penganiayaan.

“Penjarakan mereka selama-lamanya. Jangan dikeluarkan. Anak saya sekarang trauma,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum berpisah, mantan suaminya pernah membuat kesepakatan bahwa Aca akan tinggal bersama ayahnya.

“Saya tahu dia menikah lagi. Setelah berpisah dari saya, dia menikah dengan perempuan itu. Waktu itu ada perjanjian, kalau saya melepaskan dia, Aca harus ikut dengannya. Saya tidak boleh mengambil anak saya,” ujarnya.

Meski demikian, setelah mengetahui kondisi yang dialami putrinya, Nur Aini bertekad memperjuangkan hak asuh Aca melalui jalur hukum.

Hotel RedDoorz Diseruduk Massa Warga Perumahan Cikitsu, Polisi Turun Tangan Mediasi

“Saya akan menggugat dia. Saya akan terus berusaha dan berjuang supaya bisa pulang ke Batam dan mengambil kembali anak saya,” pungkasnya.

(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement