Republikbersuara.com, Batam – Warga Kampung Tengah, RT 02 RW 010, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pelajar SMP yang ditemukan dalam kondisi tergantung di rumahnya, Kamis (11/6/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Samuel Hasibuan, seorang siswa SMPN 34 Batam.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Rayhan, kepada Republikbersuara.com menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban sekitar pukul 06.00 WIB saat mendapati korban sudah tidak berada di tempat tidurnya.
“Setelah itu ibu korban mencoba menghubungi korban melalui telepon, namun tidak bisa dihubungi. Hingga pukul 07.00 WIB korban masih belum dapat dihubungi,” ujar Rayhan.
Karena merasa khawatir, sekitar pukul 07.30 WIB ibu korban kemudian menuju kamar yang berada di lantai atas rumah untuk mencari anaknya. Saat tiba di kamar tersebut, ia mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali yang terikat pada kayu plafon rumah.
Melihat kejadian itu, ibu korban langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Sejumlah warga yang mendengar teriakan tersebut segera datang membantu dan melepaskan ikatan tali yang melilit leher korban.
“Pada pukul 09.00 WIB personel Polsek Nongsa tiba di lokasi kejadian dan selanjutnya menghubungi Tim Inafis Polresta Barelang serta RS Bhayangkara Polda Kepri. Sekitar pukul 10.00 WIB, setelah dilakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) oleh Tim Inafis Polresta Barelang, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polresta Barelang dan pihak RS Bhayangkara Polda Kepri, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
“Bekas luka pada leher korban konsisten dengan jeratan tali akibat posisi tubuh yang tergantung sehingga menyebabkan kematian,” tambah Rayhan.
Pihak keluarga menerima hasil pemeriksaan tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan terkait penolakan autopsi tersebut.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna melengkapi administrasi dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
(jim)



Komentar