Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa
Beranda » IPDA “BAYANGAN” BELUM TERUNGKAP! Polda Kepri Dituding Sembunyikan Perwira Kunci di Balik Tewasnya Bripda Natanael

IPDA “BAYANGAN” BELUM TERUNGKAP! Polda Kepri Dituding Sembunyikan Perwira Kunci di Balik Tewasnya Bripda Natanael

Republikbersuara.com, Batam – Aroma busuk dalam kasus tewasnya Bripda Natanael Simanungkalit kian menyengat. Di tengah penetapan empat pelaku dari kalangan bintara, publik justru dibuat curiga ada sosok perwira lulusan Akpol berpangkat “Ipda” yang disebut-sebut masih “disimpan rapat” oleh Polda Kepri.

Nama-nama pelaku memang sudah diumumkan Bripda Arawna Sihombing bersama tiga juniornya, Bripda Guntur Sakti Pamungkas, Bripda Muhammad Alfarizi, dan Bripda Asrul Prasetya. Mereka bahkan telah dijatuhi sanksi Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) melalui sidang KKEP. Namun, pertanyaan besar belum juga terjawab siapa sosok Ipda yang diduga ikut terlibat?

Kematian tragis Bripda Natanael di “Gedung Pembantaian” Rusun Bintara Polda Kepri pada 13 April 2026 itu bukan sekadar kasus penganiayaan biasa. Rekonstruksi dengan 37 adegan yang digelar dari kamar 303 hingga pintu masuk Gedung Trengginas justru membuka tabir kekerasan brutal yang disebut-sebut terjadi secara sistematis.

Publik pun mulai berspekulasi. Istilah “gedung pembantaian” mencuat, menggambarkan betapa sadisnya perlakuan terhadap korban. Namun di balik semua itu, bayangan seorang perwira berpangkat Ipda terus menghantui jalannya kasus ini.

Pihak keluarga korban dan kuasa hukum kini mendesak transparansi penuh. Mereka menilai, jika benar ada keterlibatan perwira, maka penanganan kasus tidak boleh berhenti di level bintara semata.

Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Ganjar Penghargaan I Wayan Wiradarma

“Jangan sampai ada yang dilindungi. Semua harus dibuka terang-benderang,” tegas salah satu sumber yang mengikuti perkembangan kasus ini.

Hingga saat ini, Polda Kepri belum memberikan penjelasan rinci terkait keberadaan maupun status perwira yang dimaksud. Diamnya institusi justru memantik kecurigaan lebih besar di tengah masyarakat.

Kasus ini belum selesai. Dan publik masih menunggu siapa sebenarnya Ipda yang disebut-sebut berada di balik tragedi berdarah ini?

(jim)

Dinobatkan Pegang Partai Demokrat dan Gerindra Kepri, Yan Fitri: “Manusia Gak Ada Gawean”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement