Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa
Beranda » “Laut Kepri ‘DIBOBOL’! 12.000 KAYU BAKAU ILEGAL DIKAPAL, KLM Citra Samudra 9 DIBEKUK, JEJAK KIRIMAN KE SINGAPURA TERKUAK!”

“Laut Kepri ‘DIBOBOL’! 12.000 KAYU BAKAU ILEGAL DIKAPAL, KLM Citra Samudra 9 DIBEKUK, JEJAK KIRIMAN KE SINGAPURA TERKUAK!”

Republikbersuara.com, Batam – Perairan Kepri kembali diguncang. Aparat Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri membongkar pengangkutan besar-besaran kayu bakau dilindungi yang diduga hendak diselundupkan ke luar negeri.

Satu unit kapal KLM Citra Samudra 9 GT 99 diringkus saat patroli di perairan Pulau Panjang, Rabu (22/4/2026), dengan muatan mencengangkan: sekitar 12.000 batang kayu bakau tanpa dokumen resmi.

Fakta di lapangan memantik pertanyaan besar. Kayu berasal dari Pulau Jalo, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun namun tidak dilengkapi SKSHH, dokumen wajib dalam pengangkutan hasil hutan.

Lebih mengejutkan lagi, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan rencana pengiriman ke Singapura, dengan indikasi pendanaan dari pihak luar negeri berinisial MD.

Tak berhenti di situ, aparat menemukan kejanggalan serius di atas kapal dokumen dan papan nama berbeda, bertuliskan KM Jaya Niaga GT 120. Indikasi penyamaran pun mencuat.

Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Ganjar Penghargaan I Wayan Wiradarma

Kepada Republikbersuara.com, Kasubdit Gakkum Polairud Polda Kepri, AKBP Andyka Aer, Rabu (22/4/2026) mengatakan, Nahkoda berinisial LE bersama enam ABK langsung diamankan. LE diduga menjadi penghubung utama dalam rantai pengumpulan hingga distribusi kayu bakau lintas wilayah.

Barang bukti yang disita memperkuat dugaan praktik terorganisir: kapal, muatan kayu, dokumen ganda, perangkat AIS, hingga alat komunikasi.

Kasus ini tak hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga menjadi alarm keras atas potensi jalur laut Kepri yang rawan dimanfaatkan untuk pergerakan ilegal sumber daya alam.

Polisi memastikan proses hukum berjalan, dengan jeratan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Penyelidikan terus dikembangkan. Pertanyaannya kini: seberapa dalam jaringan ini bekerja di balik layar?

Dinobatkan Pegang Partai Demokrat dan Gerindra Kepri, Yan Fitri: “Manusia Gak Ada Gawean”

(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement