Republikbersuara.com, Batam – Teriakan panik pecah! Ketegangan menyelimuti kawasan industri PT McDermott, Jumat (17/4/2026) sore, setelah benda mencurigakan yang diduga kuat mortir aktif ditemukan di dalam area perusahaan.
Situasi berubah dalam sekejap dari rutinitas kerja menjadi ancaman nyata!
Bukan isu sepele. Jika benar mortir aktif, satu kesalahan kecil saja bisa berujung ledakan mematikan!
Karyawan dilanda ketakutan. Manajemen siaga penuh. Semua mata tertuju pada satu hal: apakah ini akan meledak?
Tim Jihandak Brimob Polda Kepri langsung diterjunkan. Penanganan berlangsung dalam tensi tinggi, penuh kehati-hatian. Setiap langkah seperti berpacu dengan risiko maut.
NAMUN…
Di tengah situasi genting itu, publik justru dihadapkan pada sikap yang mengundang tanda tanya besar.
Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol. Arief Doddy Suryawan memilih diam!
Dikonfirmasi berkali-kali oleh Republikbersuara.com melalui telepon dan WhatsApp tak ada jawaban. Tak ada klarifikasi. Tak ada suara!
Seolah “mengunci mulut rapat-rapat” saat publik menunggu kepastian.
Kenapa bungkam?
Apa yang sebenarnya terjadi di balik temuan mortir ini?
Mengapa informasi terasa tertahan?
Pertanyaan-pertanyaan itu kini bergema di tengah kekhawatiran.
Peristiwa ini bukan sekadar soal benda berbahaya ini soal transparansi di tengah ancaman!
Publik menunggu jawaban.
Bukan nanti. Tapi sekarang!
(jim)


Komentar