Republikbersuara.com, Batam – Aroma prestasi dan sorotan publik memuncak di tubuh Polresta Barelang! Peresmian Gedung Hoegeng yang akan dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Asep Safrudin, Rabu (8/4/2026), bukan sekadar seremoni ini panggung “penghakiman prestasi” bagi para perwira.
Di tengah tuntutan publik yang kian keras terhadap kinerja aparat, sejumlah nama perwira justru mencuat dan “dibuka ke publik” sebagai figur-figur yang dinilai layak mendapat penghargaan tertinggi dari pucuk pimpinan Polda Kepri.
Republikbersuara.com mencatat, deretan Perwira Menengah Polresta Barelang ini masuk dalam “Rapor” kategori elit yang menjadi simbol kinerja tanpa cela di tengah sorotan masyarakat.
Sorotan tajam tertuju pada Kompol Denny Lagie, Kapolsek Lubuk Baja. Namanya tak asing di kalangan jurnalis bahkan disebut sebagai “mesin pengungkap kasus” berkat keberhasilannya membongkar kasus hipnotis terhadap dokter asal Tanjungpinang hingga aksi pencopetan terhadap WNA Singapura di Pasar Jodoh.
Tak kalah mencolok, Kasat Lantas Kompol Afiditya Arief Wibowo ikut masuk radar penghargaan. Di tengah kompleksitas persoalan lalu lintas Batam, kinerjanya disebut-sebut menjadi salah satu yang paling konsisten dan berdampak nyata.
Sementara itu, Kompol I Kade Dwi Suryawandika, Kasat Polairud, juga tak luput dari sorotan. Perannya dalam menjaga stabilitas keamanan perairan dinilai krusial di wilayah strategis Barelang yang rawan aktivitas lintas batas.
Momentum ini diprediksi akan menjadi “panggung legitimasi” bagi perwira-perwira berprestasi sekaligus sinyal keras bagi yang lain publik kini menuntut bukti, bukan sekadar jabatan!
Penghargaan yang akan disaksikan langsung oleh jajaran elit Polda Kepri ini bukan hanya seremoni melainkan pesan terbuka bahwa kinerja nyata akan diangkat, dan yang minim prestasi siap tersingkir dari sorotan positif.
(jim)


Komentar