Republikbersuara.com, Batam – Sebanyak 4 RT dan 3 RW di wilayah Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, akhirnya mendapatkan pasokan air bersih setelah sebelumnya mengalami krisis pasokan.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Denny Lagie, turun langsung ke lokasi untuk mengawasi proses pendistribusian bantuan air bersih hingga larut malam. Pengamanan dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan vital dari Pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) berjalan aman dan tertib, Sabtu malam (31/1/2026).
Kompol Denny Lagie menjelaskan, pengamanan difokuskan pada sejumlah titik terdampak, yakni RT 004 RW 001, RT 001 RW 006, serta RT 001 dan RT 006 RW 008 di kawasan Tanjung Uma.
“Polsek Lubuk Baja hadir di lokasi sejak pukul 19.00 WIB dan bertugas hingga kegiatan selesai sekitar pukul 00.30 WIB dini hari untuk memastikan pendistribusian air bersih berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan permasalahan di lapangan,” ujar Kompol Denny Lagie kepada Republikbersuara.com, Minggu (1/2/2026) malam.
Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, tiga unit mobil tangki air milik PT ABH masing-masing berkapasitas 5.000 liter dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih ke 20 rumah warga.
“Setiap tangki melakukan beberapa perjalanan (trip) sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah. Total air yang disalurkan diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan air bersih 20 keluarga selama dua hingga tiga hari ke depan,” tegasnya.
Denny menegaskan, pengamanan pendistribusian air ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pemenuhan pelayanan dasar masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi lapangan terpantau aman, tertib, dan kondusif.
“Pendistribusian air berjalan lancar dan diterima masyarakat dengan baik,” pungkasnya.
(jim)


Komentar