Advertisement
Batam
Beranda / Batam / 8 Ruang Rawat dan Paviliun Anak Dibedah, RS Bhayangkara Batam Naik Kelas Layani Masyarakat

8 Ruang Rawat dan Paviliun Anak Dibedah, RS Bhayangkara Batam Naik Kelas Layani Masyarakat

Republikbersuara.com, Batam – Wajah pelayanan kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Batam kini berubah. Delapan ruang rawat dewasa dan satu paviliun anak resmi direnovasi dan siap memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi anggota Polri, keluarga, maupun masyarakat.

Peresmian fasilitas tersebut dilakukan Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin di Rumah Sakit Bhayangkara Batam, Rabu (16/9/2026).

Pembenahan ini menjadi bagian dari upaya Polda Kepri meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat posisi Rumah Sakit Bhayangkara Batam sebagai fasilitas kesehatan yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Peresmian turut dihadiri Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Tato Pamungkas Suyono, para Pejabat Utama Polda Kepri, para Kapolres/Ta jajaran Polda Kepri, serta Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Detta Asep Safrudin bersama pengurus Bhayangkari.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa renovasi tersebut tidak boleh dipandang sebatas proyek pembenahan gedung. Lebih dari itu, fasilitas yang diperbarui harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien.

SETOKOK BERDARAH! Senjata Disebut Sudah Siap, Massa Berkumpul, Dua Nyawa Melayang, PEMBIARAN APARAT ?

“Apa yang kita laksanakan pada hari ini, yaitu merenovasi dan meningkatkan kualitas ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara, mudah-mudahan menjadi bagian dari amal kebaikan yang memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujar Asep Safrudin.

Kapolda juga melihat Rumah Sakit Bhayangkara Batam memiliki peluang besar untuk terus berkembang menjadi salah satu pusat pelayanan medis di Batam.

Karena itu, jajaran rumah sakit diminta tidak cepat puas dengan capaian yang sudah ada. Inovasi dan pembenahan pelayanan harus terus dilakukan.

“Jangan menyerah. Jangan kemudian kita hanya melaksanakan pelayanan apa adanya. Kita harus terus melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit,” tegasnya.

Potensi pengembangan tersebut semakin terbuka karena Rumah Sakit Bhayangkara Batam berada di tengah kawasan dengan aktivitas industri yang cukup besar. Kondisi itu dinilai dapat menjadi peluang untuk memperluas manfaat layanan kesehatan kepada masyarakat.

Semak Sambau Terbakar, Polsek Nongsa Bergerak Cepat Padamkan Api

Asep Safrudin juga memberikan apresiasi kepada jajaran Biddokkes Polda Kepri dan Rumah Sakit Bhayangkara Batam atas berbagai langkah peningkatan pelayanan, termasuk perubahan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Detta Asep Safrudin mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam renovasi.

Menurutnya, ruang perawatan yang bersih, nyaman, dan representatif dapat membantu pasien menjalani proses pemulihan dengan lebih tenang.

“Pasien dapat merasa tenang, nyaman, bahkan seperti berada di rumah sendiri, sehingga dapat mendukung proses pemulihan fisik maupun psikologis,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar fasilitas yang telah diperbarui dijaga dan dirawat dengan baik. Peningkatan sarana, kata dia, harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui keramahan, kepedulian, keikhlasan, dan profesionalisme.

Jalan Raya Busung Teluk Lobam Nyaris Ludes, Polisi Berjibaku Jinakkan Karhutla 2 Hektare

Karumkit Polda Kepri menjelaskan, renovasi berlangsung kurang lebih dua bulan. Hasilnya berupa delapan ruang rawat dewasa dan satu paviliun anak dengan konsep pelayanan kesehatan yang lebih nyaman dan modern.

Dari sisi sumber daya medis, Rumah Sakit Bhayangkara Batam saat ini didukung 21 dokter spesialis dengan hampir 18 layanan spesialistik. Sejumlah layanan unggulan juga tersedia, di antaranya Trauma Center dan Kedokteran Forensik.

Kabiddokkes Polda Kepri menambahkan, peningkatan fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus humanis.

“Rumah Sakit Bhayangkara bukan sekadar tempat berobat, tetapi merupakan rumah kedua yang harus bersih, aman, nyaman, dan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Dengan wajah baru ruang perawatan dan penguatan layanan medis tersebut, Rumah Sakit Bhayangkara Batam kini dituntut bukan hanya memiliki fasilitas yang lebih baik, tetapi juga mampu membuktikan peningkatan tersebut melalui pelayanan yang semakin optimal bagi anggota Polri, keluarga, dan masyarakat di Kepulauan Riau.

(Tim Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement