Advertisement
Terkini
Beranda / Terkini / Hampir Sebulan Lebih Kematian Mahasiswi BTP Kampus Milik Azman Abnur Mantan Anggota DPR RI Tenggelam, Kapolsek Sekupang “TUTUP MULUT” Saat Dikonfirmasi Berungkali

Hampir Sebulan Lebih Kematian Mahasiswi BTP Kampus Milik Azman Abnur Mantan Anggota DPR RI Tenggelam, Kapolsek Sekupang “TUTUP MULUT” Saat Dikonfirmasi Berungkali

Republikbersuara.com, Batam – Kematian AAPF (21), mahasiswi semester 7 Batam Tourism Polytechnic (BTP), masih menyisakan tanda tanya. Hampir sebulan lebih setelah korban ditemukan tewas di kediamannya di Perumahan Kartini I, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, pada 23 September 2026, publik masih menanti penjelasan mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

Perhatian terhadap kasus ini tidak hanya tertuju pada penyebab kematian korban, tetapi juga pada informasi mengenai persoalan akademik yang disebut sempat dikeluhkannya. Di sisi lain, upaya konfirmasi berungkali yang dilakukan Republikbersuara.com kepada Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, belum menghasilkan penjelasan substantif.

Redaksi menghubungi Kapolsek melalui telepon dan pesan WhatsApp untuk meminta keterangan mengenai perkembangan penanganan perkara. Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh jawaban substantif atas pertanyaan yang diajukan.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan polemik mengenai perkembangan penyelidikan yang dapat disampaikan kepada masyarakat. Penjelasan resmi dari kepolisian diperlukan agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi.

Korban Ditemukan Tewas di Kediaman

Densus 88, BNPT dan Bakamla Dikabarkan Sisir Dua Pelabuhan Internasional Batam, Isu Bahan Peledak Jadi Sorotan

AAPF ditemukan meninggal dunia pada Rabu (23/9/2026). Peristiwa itu terungkap setelah seorang teman kuliahnya berusaha menghubungi korban melalui telepon dan WhatsApp, tetapi tidak mendapatkan respons.

Saksi kemudian mendatangi rumah korban sekitar pukul 14.10 WIB untuk memastikan kondisinya. Kedatangan tersebut juga berkaitan dengan informasi perubahan jadwal sidang skripsi korban.

Setibanya di lokasi, saksi berulang kali memanggil korban. Namun, tidak ada jawaban. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Temuan tersebut selanjutnya disampaikan kepada pihak keluarga dan dilaporkan kepada kepolisian.

Personel Polsek Sekupang kemudian mendatangi lokasi kejadian. Tim Inafis Polresta Barelang menyusul sekitar pukul 15.40 WIB untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan tempat kejadian perkara.

Siswa Kelas X SMAN 4 Batam Nyaris Jadi Korban Penikaman

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri Batam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Persoalan Skripsi Ikut Menjadi Sorotan

Di tengah penanganan kasus tersebut, muncul informasi mengenai persoalan akademik yang disebut sempat dialami korban.

Berdasarkan keterangan teman kuliah dan keluarga sebagaimana diperoleh dalam informasi awal, AAPF disebut beberapa kali mengeluhkan proses penyelesaian skripsinya yang dikabarkan ditolak dosen pembimbing.

Meski demikian, informasi tersebut belum membuktikan adanya hubungan langsung antara persoalan akademik dan kematian korban.

Tergugat Mangkir di Sidang Perdana Gugatan Mubes PKNTT Batam, Sengketa Hasil Pemilihan Berlanjut

Kepolisian juga belum menyimpulkan bahwa persoalan skripsi menjadi penyebab kematian AAPF. Karena itu, dugaan mengenai keterkaitan kedua hal tersebut harus tetap ditempatkan sebagai informasi yang memerlukan verifikasi, bukan sebagai kesimpulan.

Pihak Batam Tourism Polytechnic pun belum memberikan keterangan substantif mengenai persoalan akademik yang disebut dialami mahasiswi tersebut.

Publik Menanti Penjelasan Resmi

AAPF tercatat sebagai mahasiswi semester 7 di BTP, pada jurusan Kuliner, berdasarkan keterangan rekan kuliahnya.

BTP merupakan perguruan tinggi yang berlokasi di kawasan The Vitka City Complex, Jalan Gajah Mada, Tiban, Sekupang, Batam. Institusi tersebut bergerak di bidang pendidikan pariwisata dan perhotelan.

Nama Asman Abnur, mantan anggota DPR RI sekaligus mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, turut dikaitkan dengan pengembangan institusi pendidikan di Batam. Dokumen BP Batam menyebut Asman Abnur membangun Batam Tourism Polytechnic bersama Institut Teknologi Batam (ITEBA).

(Tim Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement