Republikbersuara.com, Batam – Suasana malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Batam, Selasa (26/5/2026), diwarnai suara deru mesin gelanggang permainan (gelper) Super Star 21 yang tetap beroperasi di kawasan depan Masjid Jabal Arafah.
Di tengah kumandang takbir yang menggema, suara mesin permainan disebut masih terdengar dari lokasi usaha tersebut. Aktivitas itu menuai sorotan warga karena dinilai tidak menghormati umat Muslim yang tengah menyambut Idul Adha.
Pantauan di lokasi, lampu neon sign yang biasanya menyala terang tampak dimatikan. Namun, aktivitas di dalam lokasi disebut masih berlangsung. Kondisi itu diduga dilakukan untuk mengelabui seolah-olah tempat tersebut tidak beroperasi.
Muhammad Ali menyesalkan sikap pengelola Super Star 21 yang dinilai tidak memiliki toleransi terhadap suasana malam keagamaan umat Muslim.
“Sudah keterlaluan tindakan pemilik Super Star 21 yang terkesan tidak menghormati umat Muslim yang akan menjalankan Idul Adha,” ujarnya.
Ia juga meminta Pemerintah Kota Batam melalui PTSP segera mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi administratif terhadap pengusaha tersebut.
“Ini sudah tidak beradab pemilik Super Star 21 kepada umat Muslim,” imbuhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Super Star 21 terkait aktivitas usaha pada malam takbiran tersebut.
(Jim)


Komentar