Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa
Beranda » Jalan Lampu Merah Kalista “NERAKA” Pelecehan Seksual, Wanita Paruh Baya Alami Trauma Berat

Jalan Lampu Merah Kalista “NERAKA” Pelecehan Seksual, Wanita Paruh Baya Alami Trauma Berat

Republikbersuara.com, Batam – Warga kawasan Perumahan Kopkar PLN dan Simpang Lampu Merah Kalista, Batam Centre, dihebohkan oleh dugaan tindak pelecehan seksual yang dialami seorang wanita paruh baya saat berolahraga pada Minggu (14/6/2026) pagi.

Korban tampak histeris dan menangis di pinggir jalan usai kejadian. Menurut keterangan warga yang berada di sekitar lokasi, korban terlihat mengalami syok dan trauma berat setelah insiden tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, korban sedang menjalankan rutinitas olahraga pagi dengan berjalan kaki atau jogging dari kawasan Perumahan Kopkar PLN menuju Simpang Kalista.

Namun ketika jaraknya diperkirakan tinggal sekitar 25 meter dari persimpangan, korban diduga menjadi sasaran tindakan cabul oleh seorang pria yang datang menggunakan sepeda motor dari arah belakang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diketahui mengenakan pakaian kerja jenis wearpack berwarna abu-abu. Setelah melakukan aksinya, pria tersebut langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan melintasi Lampu Merah Kalista dan berbelok ke arah kiri.

OJK Kepri Angkat Bicara Soal Dugaan Penipuan “ALS Honorer BP Batam” Arisan Online G’mes Gemilang yang Rugikan Korban Miliaran Rupiah

Kejadian yang berlangsung sangat cepat itu meninggalkan trauma mendalam bagi korban. Selain mengalami keterkejutan, korban juga merasa sedih dan tidak aman saat beraktivitas di ruang publik.

Sejumlah saksi di sekitar lokasi menyebut pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis bebek atau matic. Ciri yang paling menonjol adalah pakaian wearpack abu-abu yang dikenakannya saat kejadian.

Warga berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku. Harapan tersebut semakin besar karena di sekitar Simpang Kalista terdapat kamera pengawas (CCTV) yang diduga aktif merekam aktivitas di lokasi kejadian.

Masyarakat berharap rekaman CCTV dapat membantu mengungkap identitas pelaku sehingga kasus tersebut dapat segera ditangani dan memberikan rasa aman bagi warga, khususnya perempuan yang beraktivitas di ruang publik.

(jim)

Melepaskan Satu Cinta, Baret Biru Muda Datangi Panti Asuhan dan Panti Jompo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement