Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa
Beranda » Terbongkar Aset “Bapa Tua” BASRI, Bareskrim Segel Lahan Reklamasi dan Rumah Mewah 3 Lantai di Punggur

Terbongkar Aset “Bapa Tua” BASRI, Bareskrim Segel Lahan Reklamasi dan Rumah Mewah 3 Lantai di Punggur

Republikbersuara.com, Batam – Pengembangan penyidikan perkara narkotika yang menyeret jaringan “Kerajaan Hitam” Planet Group Batam kembali membuka babak baru. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri kini menyasar sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan aliran dana hasil kejahatan.

Setelah melakukan penyegelan terhadap sejumlah tempat hiburan malam dan mengamankan 11 kendaraan mewah, penyidik Bareskrim Polri kembali bergerak ke wilayah Punggur, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Sedikitnya dua lokasi yang disebut berkaitan dengan aset Basri alias “Bapa Tua” dipasangi garis polisi.

Lokasi pertama berada di kawasan Kampung Tua Teluk Lengung. Di lokasi tersebut terdapat lahan reklamasi yang dikelilingi pagar beton berwarna oranye.

Di dalam area itu terlihat sejumlah fasilitas, termasuk sebuah pelabuhan pribadi, kapal feri yang tengah bersandar serta bangunan restoran.

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Pindahkan 11 Mobil Mewah Basri ke Lahan Barang Bukti Polda Kepri

Lokasi kedua berada di Kaveling Baru Danau Indah, Punggur. Di sana berdiri sebuah rumah mewah berlantai tiga dengan dominasi warna oranye.

Rumah tersebut kini telah dipasangi garis polisi. Garis tersebut terlihat melilit pagar dan area pintu masuk rumah.

Penyegelan dua lokasi tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan perkara tidak lagi sebatas membongkar aktivitas di tempat hiburan malam. Aparat mulai menelusuri aset dan properti yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara narkotika yang sedang dikembangkan.

Jika dugaan keterkaitan tersebut nantinya terbukti melalui proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan, aset-aset tersebut dapat menjadi bagian penting dalam penelusuran aliran dana dan tindak pidana pencucian uang.

11 Mobil Mewah Lebih Dulu Diamankan

Di Balik “Godfather” Kartel, Sosok Basri Diduga Pengendali “Kerajaan Hitam” Planet

Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengamankan 11 unit kendaraan yang disebut sebagai milik Basri.

Kendaraan tersebut diamankan dari sejumlah lokasi yang disebut berkaitan dengan kediaman Basri. Pengamanan itu dilakukan dalam rangka pengembangan perkara narkotika yang tengah ditangani aparat.

Sebelas kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Hummer nomor polisi DK 1 JD, Daihatsu Rocky BP 1357 CC, Jeep Rubicon B 2374 SXI, Mitsubishi BP 1497 IS, Mitsubishi Pajero Sport BM 1655 UE, Honda Brio BP 1814 QR, Jeep Rubicon BP 378 VB, Toyota Fortuner BP 1745 RI, Toyota Avanza BP 1223 GF, Toyota Fortuner BK 1862 AD, serta Toyota Kijang Innova B 2736 UKP.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol. Suyono sebelumnya membenarkan pengamanan 11 kendaraan tersebut.

“Ada 11 mobil mewah diamankan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan saat ini Basri lari ke Malaysia, masih dalam tahap pengejaran tim,” ujar Suyono.

HUT Ke-81 RI di Kepri: Merah Putih Berkibar, Asep Safrudin Gaungkan Persatuan serta Kedaulatan

Menurut Suyono, belasan kendaraan itu diamankan dari beberapa lokasi yang disebut sebagai kediaman Basri.

“Saat ini 11 mobil sudah diamankan di beberapa tempat,” katanya.

Jejak Aset Mulai Dibuka

Informasi mengenai penyegelan lahan reklamasi dan rumah mewah di Punggur menambah panjang daftar aset yang kini menjadi perhatian penyidik.

Sebelumnya, sejumlah tempat hiburan yang dikaitkan dengan jaringan Planet Group juga telah menjadi sasaran penindakan aparat.

Rangkaian tindakan tersebut menunjukkan bahwa pengungkapan perkara narkotika kini berkembang ke arah penelusuran aset yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan 

Sementara itu, keberadaan Basri yang disebut berada di Malaysia masih dalam pengejaran tim. Pengembangan perkara juga masih berlangsung untuk mengungkap sejauh mana jaringan, aliran dana, serta aset yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Babak berikutnya kini bukan hanya soal siapa yang berada di balik jaringan narkotika, tetapi juga ke mana aliran uangnya mengalir dan aset apa saja yang diduga dibangun dari hasil kejahatan tersebut.

(Tim Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement