Republikbersuara.com, Batam – Nama Benny Adianto, ajudan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, mulai menjadi sorotan usai aparat gabungan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama personel Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penggerebekan di Apartemen Baloi View Apatel pada Rabu (6/5/2026) pagi.
Dalam pemeriksaan Paminal Propam Polda Kepri, Benny Adianto membenarkan dirinya bekerja sebagai sopir paruh waktu (part time) di usaha rental mobil milik RDS.
“Dari pengakuannya memang benar Benny Adianto bekerja sebagai sopir paruh waktu (part time) di rental mobil milik RDS,” ujar salah seorang perwira polisi kepada Republikbersuara.com, Senin (11/5/2026).
Dia menambahkan, pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul ramainya pemberitaan media terkait aktivitas aparat gabungan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri yang menggerebek dugaan aktivitas judi online (online gambling) dan penipuan daring (scamming) berskala besar yang melibatkan 210 warga negara asing (WNA) di Apartemen Baloi View Apatel.
“Karena namanya santer, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin memerintahkan untuk memeriksa Benny Adianto terkait aktivitas judi online (online gambling) dan penipuan daring (scamming) berskala besar yang melibatkan 210 warga negara asing (WNA),” imbuhnya.
(jim)


Komentar