Republikbersuara.com, Batam – Kabar mengerikan datang dari dalam tubuh kepolisian. Seorang anggota Bintara Samapta angkatan 2025 dilaporkan tewas secara tragis di rumah susun asrama Polda Kepri, Senin (13/4/2026) malam.
Korban diduga kuat menjadi sasaran kekerasan oleh seniornya sendiri.
Jika benar, ini bukan lagi sekadar “pembinaan”. Ini sudah menyentuh dugaan kekerasan brutal di dalam institusi penegak hukum.
Di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anggota muda, justru muncul dugaan aksi pemukulan yang berujung maut. Fakta ini mengguncang dan memunculkan pertanyaan yang tidak bisa dihindari.
“Jasad sekarang di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri,” ujar sumber singkat, Selasa (14/4/2026) kepada Republikbersuara.com
Hingga detik ini, belum ada penjelasan resmi dari Polda Kepri. Publik hanya disuguhi kabar kematiaan tanpa kejelasan, tanpa transparansi.
(jim)


Komentar