Republikbersuara.com, Batam – Kerajaan kegelapan yang selama ini dikaitkan dengan jaringan tempat hiburan malam berlabel Planet kini berada di ambang kehancuran. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memperluas penyisiran dan penindakan terhadap sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.
Setelah menyegel Planet 2 dan Planet 3, serta mengamankan 11 unit mobil mewah milik Basri yang ditemukan di sejumlah lokasi berbeda, operasi kembali bergerak. Kali ini, giliran N Club dan V Club yang turut disegel oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa penindakan tidak berhenti pada satu lokasi. Penyisiran terus dilakukan untuk mengungkap sejauh mana mata rantai jaringan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika tersebut.
“Ada 11 orang yang diangkat, termasuk sekuriti, dibawa ke Polda Kepri,” ungkap salah seorang perwira di lokasi kepada Republikbersuara.com, Sabtu (15/8/2026).
Menurut sumber tersebut, penyisiran terhadap sejumlah lokasi itu merupakan bagian dari tindak lanjut perintah pimpinan untuk memberantas peredaran narkotika.
Rangkaian penyegelan dan pengamanan orang maupun barang tersebut kini membuka babak baru dalam pengungkapan dugaan jaringan narkotika di balik sejumlah tempat hiburan malam di Batam.
Operasi Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri tampaknya belum berakhir. Justru, penyisiran sejumlah lokasi baru mengisyaratkan bahwa aparat masih memburu mata rantai lain yang diduga terhubung.
(jim)



















Komentar