Advertisement
Batam Kriminal Peristiwa Pilihan Editor
Beranda / Pilihan Editor / BENTROKAN BERDARAH SETOKOK MAKIN PANAS! Eduard Kamaleng Tantang Aparat: “Kita Mati Tak Masalah, Asal Suherman Ditangkap!”

BENTROKAN BERDARAH SETOKOK MAKIN PANAS! Eduard Kamaleng Tantang Aparat: “Kita Mati Tak Masalah, Asal Suherman Ditangkap!”

Republikbersuara.com, Batam – Eduard Kamaleng Tantang Aparat: “Kita Mati Tak Masalah, Asal Suherman Ditangkap!”Situasi pascabentrokan berdarah di kawasan Setokok, Batam, kian memanas. Ketegangan belum sepenuhnya mereda, sementara desakan agar aparat penegak hukum turun tangan dan membongkar perkara tersebut hingga ke akar-akarnya semakin keras menggema.

Di tengah situasi panas itu, Eduard Kamaleng melontarkan pernyataan keras. Ia mendesak Kapolda dan Kapolresta Batam segera bertindak terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam bentrokan, termasuk nama Suherman yang disebut dalam pernyataannya.

Tak tanggung-tanggung, Eduard menyampaikan kalimat bernada keras saat mendesak aparat segera menangkap Suherman.

“Kita mati dengan saudara kita tidak masalah asal Suherman ditangkap,” ujar Eduard Kamaleng.

Pernyataan tersebut menambah panas sorotan terhadap bentrokan yang terjadi di Setokok. Eduard menilai persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan hukum.

Tragedi Mencekam Setokok !! Lintas Pemuda Melayu : Kapolda dan Kapolres Tidak Diam, “Cari Provokator”

Ia meminta aparat tidak sekadar meredam ketegangan di lapangan, tetapi juga membongkar secara menyeluruh siapa yang berada di balik bentrokan, apa pemicunya, serta siapa saja yang harus dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan tindak pidana.

“Jangan sampai kasus ini berhenti di tengah jalan.”

Desakan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi aparat penegak hukum untuk menunjukkan ketegasan dalam menangani perkara yang telah menyita perhatian masyarakat.

Publik kini menunggu, siapa sebenarnya yang bertanggung jawab atas bentrokan di Setokok? Apa pemicunya? Dan apakah seluruh pihak yang terbukti terlibat akan diproses tanpa pandang bulu

Eduard meminta proses hukum berjalan secara serius apabila penyidik telah mengantongi bukti yang cukup. Menurutnya, hukum tidak boleh tajam kepada satu pihak tetapi tumpul kepada pihak lainnya.

BENTROKAN BERUJUNG DARAH DI BARELANG! Yan Fitri: Periksa Pihak yang Mempekerjakan Preman

Aparat tetap memiliki kewajiban memastikan setiap proses penyelidikan dan penyidikan berlangsung profesional, objektif, dan transparan. Prinsip praduga tak bersalah juga wajib dikedepankan sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kini bola berada di tangan aparat. Bentrokan Setokok jangan sampai menyisakan tanda tanya. Publik menunggu hukum bicara.

(Tim Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement