Republikbersuara.com, Batam – Proses Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Kepulauan Riau resmi berakhir. Dari 84 peserta yang mengikuti tahapan akhir, sebanyak 71 orang dinyatakan lulus terpilih dan berhak mengikuti pendidikan pembentukan calon anggota Polri yang akan dimulai pada 20 Juli 2026.
Penetapan kelulusan tersebut dilakukan dalam Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri yang berlangsung di Gedung Lancang Kuning Polda Kepulauan Riau, Jumat (3/7/2026).
Sidang dipimpin Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo dan dihadiri Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, ketua tim seleksi, unsur pengawas internal maupun eksternal, peserta seleksi, serta seluruh panitia penerimaan.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Anom Wibowo menegaskan bahwa sidang kelulusan merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian seleksi yang dilaksanakan secara objektif, profesional, dan bertanggung jawab guna menjaring calon anggota Polri yang memiliki kualitas, integritas, serta kesiapan menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia menekankan bahwa proses rekrutmen tetap berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan masing-masing.
“Seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan jangan mudah tergiur oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui cara yang tidak benar. Polda Kepulauan Riau berkomitmen memberantas segala bentuk percaloan maupun penyimpangan dalam proses rekrutmen,” tegas Brigjen Pol. Anom Wibowo.
Kepada peserta yang dinyatakan lulus, Wakapolda mengingatkan agar terus menjaga integritas, disiplin, dan mempersiapkan diri mengikuti pendidikan pembentukan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil seleksi sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan sehingga dapat kembali mengikuti seleksi pada kesempatan berikutnya apabila masih memenuhi persyaratan.
Berdasarkan hasil sidang, sebanyak 71 peserta yang dinyatakan lulus terdiri atas 64 pria dan 7 wanita. Sementara 13 peserta lainnya belum berhasil lolos pada seleksi tahun ini.
Adapun komposisi peserta yang lulus meliputi 48 orang Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), lima Bintara Intelijen, lima Bintara Polair, satu Bintara Kompetensi Khusus Akuntansi, satu Bintara Kompetensi Khusus Pertanian, tujuh Tamtama Brimob, serta empat Tamtama Polair.
Seluruh peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti pendidikan pembentukan sesuai penempatan masing-masing. Bintara PTU, Polair, dan Bakomsus akan menjalani pendidikan di SPN Polda Kepulauan Riau. Sementara Bintara Intelijen akan dididik di Pusdik Intelijen Soreang, Tamtama Brimob di SPN Polda Kalimantan Selatan, dan Tamtama Polair di SPN Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melalui proses seleksi yang berlangsung secara terbuka dan diawasi berbagai unsur internal maupun eksternal, Polda Kepulauan Riau berharap seluruh peserta yang dinyatakan lulus mampu menjadi insan Bhayangkara yang profesional, berintegritas, unggul, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(Tim Redaksi)









Komentar